<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489</id><updated>2012-01-18T13:32:46.991+08:00</updated><category term='story'/><category term='catatan ochan'/><category term='indah'/><category term='motivasi'/><category term='malaysia'/><category term='review web'/><category term='kuis'/><category term='mimpi'/><category term='BURUNG DALAM SANGKAR'/><category term='Budaya'/><category term='kuis cerpelai persahabatan'/><category term='fiksi'/><category term='lomba menulis'/><category term='bahasa'/><category term='kasta'/><category term='weasly'/><category term='ketawa'/><category term='kisah'/><category term='renungan'/><category term='cinta'/><category term='memberi'/><category term='damai'/><category term='pengorbanan'/><category term='sekedar cerita'/><category term='penyihir'/><category term='buku'/><category term='personality'/><category term='cerpen'/><category term='kerajinan'/><category term='lucu'/><category term='resensi'/><category term='cerita pendek'/><category term='indonesia'/><category term='perjuangan'/><category term='love'/><category term='pearls'/><category term='kesenian'/><category term='sosok itu'/><category term='humor'/><title type='text'>CERPEN KITA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-1347926602647062733</id><published>2011-08-20T10:34:00.000+08:00</published><updated>2011-08-20T10:34:55.728+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekedar cerita'/><title type='text'>DIMANA-MANA YANG NAMANYA GRATIS ITU SELALU OK</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Aku tuh paling suka yang namanya gratis. Makanan bisa jadi enak kalo gratis, jalan-jalan jadi lebih nikmat kalo dibayarin, bisa dapat buku gratisan pasti seneng. itulah knapa aku paling suka postingan&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Droid Serif';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&amp;nbsp;yang berjudul BAGI-BAGI NOVEL LAGI NIH!!! Di blog &lt;a href="http://just-fatamorgana.blogspot.com/"&gt;Sang Cerpenis Bercerita&lt;/a&gt; -nya mbak fanny. hohohoho...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Droid Serif';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Droid Serif'; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;*postingan ini cuma untuk ngramein aja. selain itu saya udah lama g update blog, jadi lumayan bantu lah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-1347926602647062733?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/1347926602647062733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/08/dimana-mana-yang-namanya-gratis-itu.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1347926602647062733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1347926602647062733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/08/dimana-mana-yang-namanya-gratis-itu.html' title='DIMANA-MANA YANG NAMANYA GRATIS ITU SELALU OK'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6488871705591113349</id><published>2011-05-21T18:19:00.000+08:00</published><updated>2011-05-21T18:19:38.369+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memberi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='damai'/><title type='text'>ATAS KEHENDAK TUHAN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Di suatu desa di India, hiduplah seorang penenun yang sangat saleh. Sepanjang hari ia mengucapkan nama Tuhan dan secara diam-diam percaya padanya. Setiap kali hasil tenunannya sudah cukup banyak, ia pergi ke pasar untuk menjualnya. Kalau di pasar ia ditanya mengenai harga sehelai kain, ia menjawabnya begini: "Atas kehendak Rama, harga benang 35 sen ; ongkos kerja 10 sen; keuntungan, atas kehendak Rama, 4 sen." Orang begitu percaya kepadanya, sehingga mereka tidak pernah tawar-menawar dengannya. Mereka membayar saja harga yang dimintanya dan mengambil barangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penenun itu mempunyai kebiasaan, kalau malam pergi ke kuil desa, untuk mengidungkan pujian bagi Tuhan dan memuliakan nama-Nya. Pada suatu malam, ketika ia sedang mengidungkan pujian, segerombolan perampok masuk. Mereka membutuhkan seseorang untuk membawakan barang-barang hasil curian mereka, maka mereka berkata:" Mari ikut kami." Tanpa melawan penenun itu mengikuti mereka sambil membawa barang di atas kepalanya. Namun segera saja Polisi mengejar mereka, dan para perampok itu pun lari. Penenun itu juga lari, akan tetapi karena ia sudah tua, dalam waktu singkat polisi menyusulnya dan karena mereka menemukan barang-barang rampokan padanya, mereka menangkapnya dan memasukannya ke dalam penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi berikutnya, iaq dihadapkan pada hakim dan didakwa merampok. ketika hakim menanyakan padanya apa yang akan dia katakan, ia menjawab ," Yang Mulia, atas kehendak Rama, tadi malam saya selesai makan malam, atas kehendak Rama, saya pergi ke kuil, untuk menyanyikan pujian baginya. Ketika itu, atas kehendak Rama, segerombolan perampok masuk dan, atas Kehendak Rama, meminta saya untuk membawakan barang-barang mereka. Mereka menumpangkan beban yang begitu berat di atas kepala saya, sehingga polisi mengejar, atas kehendak Rama, saya ditahan dan dimasukkan ke dalam penjara. dan Pagi ini atas kehendak Rama, saya ditahan dan dimasukkan ke dalam penjara. Dan pagi ini, saya berdiri di hadapan Yang Mulia, atas kehendak Rama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim itu berkata pada polisi, "Biarkan orang ini pergi. Jelas dia tidak waras."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah, ketika ditanya mengenai apa yang telah terjadi, penenun saleh itu berkata," atas kehendak Rama, saya ditahan dan diadili di pengadilan. dan atas kehendak Rama, saya dibebaskan....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6488871705591113349?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6488871705591113349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/05/atas-kehendak-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6488871705591113349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6488871705591113349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/05/atas-kehendak-tuhan.html' title='ATAS KEHENDAK TUHAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-5519462953748628433</id><published>2011-05-02T10:13:00.000+08:00</published><updated>2011-05-02T10:13:26.925+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memberi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>CINTA DARI DAUN, POHON, DAN MATAHARI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;i&gt;"Kebahagiaan berada di hati, tapi kenapa banyak yang mencari kebahagiaan jauh di luar sana???"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Berpalinglah dari segala relativitas perasaan yang tidak berguna ini. Kita sudah terlalu banyak dibodohi oleh mindset yang tertanam sejak dilahirkan. Kita menganggap satu hal begitu tidak menyenangkan dan yang lain sangat menyenangkan. Padahal sesungguhnya kita bisa memilih "segala hal menyenangkan"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;angin yang berhembus membelai pohon yang menatap matahari. sebuah cinta bahkan terukir di kisah persahabatan matahari dan pohon ini. cinta matahari yang tanpa balas membuat sang pohon mampu menghasilkan buah yang dimakan manusia. dedaunan yang terhempas, jatuh ke tanah dan memberikan cintanya pada bumi. memberinya kesuburan yang mengungkapkan cinta daun yang besar pada pohon yang menaunginya selama ini.*setidaknya ini yang dipikirkan Yuta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;angin yang berhembus menghempaskan daun-daun di batang pohon. tidak tahukah ia bahwa begitu sulit bertahan menjadi selembar daun tipis? dia tidak mengerti cinta daun kepada sang pohon. matahari pun tak mau kalah dalam membuat pohon menderita, menjemurnya dalam sinar yang begitu terik hingga membakar dedaunannya sedikit demi sedikit. *setidaknya ini yang dipikirkan arga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu daun yang terhempas berkata pada dirinya, "aku mencintai pohon sepenuh hatiku. aku jatuh dan hancur di dalam tanah, tapi aku bahagia bisa memberikan sebuah kesuburan untuk pohon tempatku tumbuh selama ini. aku memang tidak mampu seperkasa matahari yang selalu memberinya cahaya tanpa meminta apapun sebagai balasan, tapi aku berharap setitik pemberianku dapat menjadikannya lebih baik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-5519462953748628433?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/5519462953748628433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/05/cinta-dari-daun-pohon-dan-matahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5519462953748628433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5519462953748628433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/05/cinta-dari-daun-pohon-dan-matahari.html' title='CINTA DARI DAUN, POHON, DAN MATAHARI'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7563109252330861776</id><published>2011-04-29T14:24:00.001+08:00</published><updated>2011-04-29T14:25:04.788+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>MEMUTUSKAN JADI VEGETARIAN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Dari kecil sampai akhir SMA, saya adalah manusia yang tidak bisa menghilangkan daging, telur, atau ikan dari menu makan. Pokoknya kalau nasi tanpa salah satu dari tiga jenis itu, pasti dah ngga makan! Ditambah dengan lahir sebagai pembenci sayur, walhasil, saya nyaris jadi carnivora. Tiga tahun setelah SMA, saya mulai menyukai sayur dan selalu memasukkannya dalam menu makan. tapi tetap saja tidak mampu meninggalkan daging..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, karena suatu alasan, akhirnya mencoba menjadi vegetarian. Orang tuapun tak percaya saya memutuskan jadi vegetarian. Mungkin mereka masih mengingat masa-masa semi carnivora saya semasa kecil itu. Tapi dengan menjalani beberapa bulan, ternyata saya tidak terlalu mengalami kesulitan walaupun kesulitan itu tetap ada. kesulitan utama yang muncul bukan dari kenikmatan yang hilang, tapi karena belum siap memeberitahu teman-teman kalau saya vegetarian. Saya berharap setelah postingan ini saya bisa mengatasi kesulitan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang kita lihat, apa sebenarnya vegetarian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Nabatiwan&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;vegetarian&lt;/b&gt; adalah sebutan bagi orang  yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengkonsumsi makanan yang  berasal dari makhluk hidup seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daging"&gt;daging&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unggas"&gt;unggas&lt;/a&gt;, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan"&gt;ikan&lt;/a&gt;, atau produk olahan hewan seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telur"&gt;telur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keju"&gt;keju&lt;/a&gt;, atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Susu"&gt;susu&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Istilah 'vegetarian' diciptakan pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1847"&gt;1847&lt;/a&gt;. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September"&gt;30 September&lt;/a&gt; tahun itu oleh &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Joseph_Brotherton&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Joseph Brotherton (halaman belum tersedia)"&gt;Joseph Brotherton&lt;/a&gt; dan lain-lain, di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Northwood_Villa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Northwood Villa (halaman belum tersedia)"&gt;Northwood Villa&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kent"&gt;Kent&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt;. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vegetarian_Society&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Vegetarian Society (halaman belum tersedia)"&gt;Vegetarian Society&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kata ini berasal dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin"&gt;bahasa Latin&lt;/a&gt; &lt;i&gt;vegetus&lt;/i&gt;,  yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubungkan  dengan 'vegetable-arian' - mitos manusia yang diimajinasikan hidup  seluruhnya dari sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah, biji-bijian,  dan sebagainya)&lt;br /&gt;Sebelum tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1847"&gt;1847&lt;/a&gt;, mereka yang tidak makan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daging"&gt;daging&lt;/a&gt; secara umum dikenal sebagai '&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pythagorean&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pythagorean (halaman belum tersedia)"&gt;Pythagorean&lt;/a&gt;' atau mengikuti '&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem_Pythagorean&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sistem Pythagorean (halaman belum tersedia)"&gt;Sistem Pythagorean&lt;/a&gt;', sesuai dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pythagoras"&gt;Pythagoras&lt;/a&gt; 'vegetarian' dari &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yunani_kuno" title="Yunani kuno"&gt;Yunani kuno&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Definisi asli dari 'vegetarian' adalah dengan atau tanpa telur dan hasil ternak perah, dan definisi ini masih digunakan oleh &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vegetarian_Society&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Vegetarian Society (halaman belum tersedia)"&gt;Vegetarian Society&lt;/a&gt; hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan nabatiwan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India"&gt;India&lt;/a&gt; tidak memasukkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telur"&gt;telur&lt;/a&gt; ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mediterania_klasik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Mediterania klasik (halaman belum tersedia)"&gt;Mediterania klasik&lt;/a&gt;, sebagai contoh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pythagoras"&gt;Pythagoras&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; secara tradisional suku bangsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt; tidak terlalu banyak mengkonsumsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daging"&gt;daging&lt;/a&gt; dan gemar mengkonsumsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tahu"&gt;tahu&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe"&gt;tempe&lt;/a&gt; dalam menu mereka sehingga dapat dikatakan menjalankan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diet"&gt;diet&lt;/a&gt; semi vegetarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-Jenisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semi-Vegetarian : Semi-Vegetarian, di samping makan makanan dengan bahan nabati. Kelompok ini juga mau makan ikan, daging, susu, dan telur. Jenis nabatiwan ini adalah kelompok yang paling rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lacto-avo-vegetarian : Lacto-avo-vegetarian, selain makan yang terbuat dari bahan nabati juga dimakan, susu dan telur juga dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lacto-vegetarian : Lacto-vegetarian, meski selain bahan nabati yang dimakan tetapi hanya susu dan makanan yang terbuat dari susu juga dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ovovegetarian : Ovovegetarian, kelompok nabatiwan ini merupakan kebalikan dari Lacto-vegetarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vegan : Vegan merupakan kelompok nabatiwan yang paling ketat. Mereka hanya mau bahan makanan dari nabati saja dan sama sekali tidak memakan hewan laut atau produk olahan hewani. Bahkan madu dari lebah pun dihindari. Saking ketatnya, para vegan juga menentang penggunaan produk non-makanan yang berasal dari hewan, seperti pakaian dan sepatu, dan produk yang diujicobakan pada hewan seperti beberapa jenis kosmetik dan obat-obatan.&lt;/blockquote&gt;&amp;nbsp;Saya menjalankan lacto-vegetarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak alasan kenapa orang-orang beralih ke vegetarian. beberapa di antaranya adalah : Dengan hanya mengkonsumsi sayur-sayuran, risiko kita terkena penyakit  berbahaya sangatlah kecil. Ada juga yang bervegetarian karena ingin  tampil lebih cantik, ingin memiliki kulit yang halus dan bersih. Tidak  hanya itu saja, bervegetarian juga dapat mengurangi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global"&gt;pemanasan global&lt;/a&gt; yang ada di muka bumi ini. &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Industri_peternakan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Industri peternakan (halaman belum tersedia)"&gt;Industri peternakan&lt;/a&gt; menjadi salah satu penyebab &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global"&gt;pemanasan global&lt;/a&gt; di bumi dan juga menyumbang polusi yang cukup banyak, khususnya &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Polusi" title="Polusi"&gt;polusi&lt;/a&gt; udara. Selain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global"&gt;pemanasan global&lt;/a&gt; dan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Polusi" title="Polusi"&gt;polusi&lt;/a&gt; yang dihasilkan dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Industri"&gt;industri&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Polusi" title="Polusi"&gt;polusi&lt;/a&gt; juga dihasilkan dari proses pembuatan makanan bagi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hewan"&gt;hewan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jujur, saya sendiri memiliki alasan utama yang tidak tercantum pada paragraf di atas. Tapi saya memiliki alasan sampingan yaitu alasan2 pada paragraf di atas. hehehehehehe...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7563109252330861776?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7563109252330861776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/memutuskan-jadi-vegetarian.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7563109252330861776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7563109252330861776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/memutuskan-jadi-vegetarian.html' title='MEMUTUSKAN JADI VEGETARIAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6788717181141971804</id><published>2011-04-29T11:59:00.001+08:00</published><updated>2011-04-29T11:59:49.533+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>SESEKALI MAU POSTING TENTANG CINTA</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Cinta ibarat KUPU-KUPU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin kau kejar, makin ia menghindar&lt;br /&gt;tapi bila kau biarkan ia terbang.&lt;br /&gt;ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.&lt;br /&gt;cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti.&lt;br /&gt;tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang    &lt;br /&gt;layak menerimanya.......&lt;br /&gt;jadi....tenang tenang saja jangan terburu-buru&lt;br /&gt;hingga kau bisa memilih yang terbaik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kalian yang ......RAGU - RAGU DENGAN PERNIKAHAN&lt;br /&gt;Cinta bukanlah perkara menjadi "ORANG SEMPURNA"nya seseorang.&lt;br /&gt;justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kalian yang.......TIPE PLAYBOY / PLAYGIRL&lt;br /&gt;Jangan katakan "AKU CINTA PADAMU" bila kau tidak benar-benar peduli padanya.&lt;br /&gt;Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu bila tidak benar - benar adanya.&lt;br /&gt;Jangan kau Sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hatinya.&lt;br /&gt;Jangan menatap kedalam matanya bila kau apa yang kau katakan cuma DUSTA.&lt;br /&gt;Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta,padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menerimannya saat ia terjatuh......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang ..........SUDAH MENIKAH&lt;br /&gt;Kalau Cinta jangan katakan "INI SALAHMU !" tapi maafkan aku ya?&lt;br /&gt;Bukan "KAU DIMANA?! " melainkan "AKU DISINI,KENAPA?"&lt;br /&gt;Bukan "KOK BISA SIH KAU BEGITU ?" tapi "AKU MENGERTI "&lt;br /&gt;Dan bukan "COBA, SEANDAINYA KAU.... " akan tetapi "TERIMA KASIH YA, KAMU BEGITU...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang......PATAH HATI&lt;br /&gt;Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya&lt;br /&gt;dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.&lt;br /&gt;Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan Hikmahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang.............BELUM PERNAH JATUH CINTA&lt;br /&gt;Bagaimana kalau jatuh cinta : Mau jatuh,jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "NGOTOT"&lt;br /&gt;Berbagilah dan jangan sekali - kali tidak Fair.&lt;br /&gt;Berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,&lt;br /&gt;siap - siaplah untuk terluka dan menderita,tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang ..........INGIN MENGUASAI&lt;br /&gt;Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan oranglain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang...........TAKUT MENGAKUI&lt;br /&gt;Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan seseorang. malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.&lt;br /&gt;Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kalian yang.......... MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI&lt;br /&gt;Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,hanya kemudian pada akirnya kau menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu.&lt;br /&gt;Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.&lt;br /&gt;maka biarkan ia pergi dan lupakan.........&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6788717181141971804?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6788717181141971804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/sesekali-mau-posting-tentang-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6788717181141971804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6788717181141971804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/sesekali-mau-posting-tentang-cinta.html' title='SESEKALI MAU POSTING TENTANG CINTA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-3126713231156288402</id><published>2011-04-29T11:31:00.000+08:00</published><updated>2011-04-29T11:31:24.159+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='humor'/><title type='text'>SEMBILAN KATA YANG DIPAKAI OLEH WANITA (NINE WORDS WOMEN USE)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Ini adalah email yang dikirim tahun 2008, karena tiba-tiba iseng baca, jadi pengen posting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Fine: This is the word women use to end an argument when they are right and you need to shut up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Five Minutes: If she is getting dressed, this means a half an hour. Five minutes is only five minutes if you have just been given five more minutes to watch the game before helping around the house. He he in my case this is also the word I use in the morning when somebody told me to get up J&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(3) Nothing: This is the calm before the storm. This means something, and you should be on your toes. Arguments that begin with nothing usually end in fine.&lt;br /&gt;(4) Go Ahead: This is a dare, not permission. Don't Do It!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Loud Sigh: This is actually a word, but is a non-verbal statement often misunderstood by men. A loud sigh means she thinks you are an idiot and wonders why she is wasting her time standing here and arguing with you about nothing. (Refer back to # 3 for the meaning of nothing.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) That's Okay: This is one of the most dangerous statements a women can make to a man. That's okay means she wants to think long and hard before deciding how and when you will pay for your mistake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) Thanks: A woman is thanking you, do not question, or faint. Just say you're welcome. (I want to add in a clause here - This is true, unless she says 'Thanks a lot' - that is PURE sarcasm and she is not thanking you at all. DO NOT say 'you're welcome' . that will bring on a 'whatever').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8) Whatever: Is a woman's way of saying F-- YOU!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9) Don't worry about it, I got it: Another dangerous statement, meaning this is something that a woman has told a man to do several times, but is now doing it herself. This will later result in a man asking 'What's wrong?' For the woman's response refer to # 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Send this to the men you know, to warn them about arguments they can avoid if they remember the terminology.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Send this to all the women you know to give them a good laugh, cause they know it's true!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-3126713231156288402?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/3126713231156288402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/sembilan-kata-yang-dipakai-oleh-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3126713231156288402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3126713231156288402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/sembilan-kata-yang-dipakai-oleh-wanita.html' title='SEMBILAN KATA YANG DIPAKAI OLEH WANITA (NINE WORDS WOMEN USE)'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-123231283084601196</id><published>2011-04-13T14:08:00.004+08:00</published><updated>2011-04-27T07:59:48.667+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosok itu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuis cerpelai persahabatan'/><title type='text'>PIANO SENJA</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com/2011/04/02/kuis-cerpelai-persahabatan/"&gt;&lt;img height="82" src="http://bangaswi.files.wordpress.com/2011/04/banner-kcp.png" title="Kuis Cerpelai Persahabatan" width="246" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VnVU2vOu73o/TaU6G2tTWaI/AAAAAAAAAXw/ftJeqSCVNpk/s1600/sweet20piano1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="215" src="http://2.bp.blogspot.com/-VnVU2vOu73o/TaU6G2tTWaI/AAAAAAAAAXw/ftJeqSCVNpk/s320/sweet20piano1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com/"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sosok itu&lt;/a&gt; tak pernah berubah. Masih saja menusuk hatiku dengan kata-katanya yang lembut. Masih saja menatapku sehangat matahari di balik jendelanya yang nampak kemerahan.&lt;br /&gt;Aku benci senyumnya. Apa dia tidak tahu kalau setiap kita melangkah di dunia ini pasti ada masalah? Kenapa dia bisa senyum seringan itu? Dia bahkan merasakan music dari tuts-tuts pianonya tanpa beban. Seakan-akan dia diciptakan untuk tidak menderita sama sekali.&lt;br /&gt;Tapi lihat kaki itu. Satu kakinya jelas-jelas hilang ketika mengorbankan dirinya untuk menyelamatkanku dari lindasan sebuah mobil. Harusnya dia membenciku, memakiku, atau apapun yang bisa dilakukan. Aku benci sekali senyumnya yang terlampau manis. &lt;br /&gt;Air mataku meleleh dalam balutan cahaya senja. Kakiku bersimpuh tanda tak kuasa berdiri.&lt;br /&gt;“Kamu kehilangan karirmu karena aku.” Sekarang mulutku melawan perintah.&lt;br /&gt;“Justru aku mendapatkan segalanya. Karena dengan begini aku leluasa meciptakan lagu.” Katanya.&lt;br /&gt;Aku langsung memeluknya bersama basah air mata. &lt;br /&gt;“Kamu pikir ini seni? Hidupmu harusnya lebih &lt;a href="http://indahnyahidupku.wordpress.com/"&gt;indah&lt;/a&gt;.”&lt;br /&gt;"Karenamu sudah &lt;a href="http://indahnyahidupku.wordpress.com/"&gt;indah&lt;/a&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-123231283084601196?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/123231283084601196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/piano-senja.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/123231283084601196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/123231283084601196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2011/04/piano-senja.html' title='PIANO SENJA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VnVU2vOu73o/TaU6G2tTWaI/AAAAAAAAAXw/ftJeqSCVNpk/s72-c/sweet20piano1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-1739710520389167860</id><published>2010-11-24T16:19:00.003+08:00</published><updated>2010-11-24T16:46:51.018+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personality'/><title type='text'>KISAH KEGIATAN SETAHUN INI</title><content type='html'>Begini nasib jadi calon CPNS. udah ikut tes, nunggu penempatan lama banget. Klo gini jadinya merasa dipermainkan pemerintah.hohohoho....(24 NOV 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini nasib jadi calon taruni di lingkungan Akademi Meteorologi n Geofisika. Ospeknya capek banget..... huuuuaaaahhhh... (setahun yang lalu)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;selama nie udah ngilang dari Blog, g pernah posting lagi, sukurnya masih bisa fb-an. setahun nie benar2 setahun yang padat banget. mulai dari semester pertama di AMG ampe akhir semester dua. Maklum, masih tingkat 1 jadinya banyak kerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa masih  CATAR (Calon Taruna). bawaannya ketakutan n cemas selalu. Senior2 pada galak kaya macan kelaparan sama kami2 yang calon taruna. hikshikshiks... Bukan cuma waktu OSPEK, tapi setelah itu juga masih ada jarak. Yang bikin kaget, habis OSPEK pun statusq masih CATAR. Untuk jadi taruna masih harus ada penyamatan. Walhasil ketakutan tambah parah, takut diapa-apain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyematan dilakukan kurang lebih sebulan setelah OSPEK dan dilanjutkan dengan penyematan. Akhirnya ada sedikit kelegaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal kuliah yang padat banget ditambah dengan adanya pekan olahraga bikin ga ada waktu buat menghela nafas. blom lagi kegiatan latihan Marching Band, ga da waktu pokoknya. semester 2 g jauh beda... tambah parah malah, karena Tim Marching Band ikut Festival Bogor... jarang banget deh sampe kosan kurang dari jam sembilan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal lain yang terjadi, seperti Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan, acara FMKI, kegiatan2 Majelis Permusyawaratan Taruna, IPTEK, yang pasti panjang banget buat dijelasin. Tapi sukurnya semua berakhir dengan hepi... hohohoho...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-1739710520389167860?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/1739710520389167860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2010/11/kisah-kegiatan-setahun-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1739710520389167860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1739710520389167860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2010/11/kisah-kegiatan-setahun-ini.html' title='KISAH KEGIATAN SETAHUN INI'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6207315596335081567</id><published>2010-06-21T14:08:00.003+08:00</published><updated>2011-04-27T08:00:13.310+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>DI BAWAH POHON KUPU-KUPU</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Jika hanya pohon, mungkin hanya sedikit peduliku. Tapi di depanku sekarang adalah sebentuk pohon tegak yang ranting-rantingnya dikelilingi kupu-kupu. Jika dia tak kenal aku mungkin memori ini juga tak mengenangnya. Namun, di sini masih terpotret rupanya, jelas sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusentuh kulitnya yang keras, terkelupas, tapi hidup. Seperti hatiku dulu yang mau lapuk. Aku pernah tergeletak di sini, di atas pasir yang merah karena darah. Saat itu kuberharap air laut kan menyeret tubuhku menjauh. Di bibir pantai itu aku membayangkan seekor hiu yang mungkin berminat memakan tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lama terbaring tapi aku masih setengah sadar. Di ambang hidup bersama perih luka di pergelangan tangan. Tak mungkin ada siapa-siapa yang melihatku apalagi menolongku. Trowongan menuju ke sini sudah kututup kembali. Cukup lama sekarat, tapi kenapa aku belum mati juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba semua yang kulihat buram seketika. Warna langit, warna awan, warna dedaunan, warna matahari, bercampur jadi satu. Sebuah ombak besar menghantam, tapi tubuhku mulai mati rasa. Sakit, perih, bahkan sentuhan air tak lagi menjadi bagian indraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cepatlah mati." batinku pada diriku sendiri. Penglihatanku mulai tidak berfungsi. Gelap dan hitam. itu saja, tanpa menyisakan apa-apa lagi... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba di tengah kegelapan sesuatu mencekik leherku. Aku tersentak, seketika membuka mata. Di atas wajahku, kulihat wajah seorang wanita yang penuh lebam di pipi dan sekitar matanya. Di sudut bibirnya tersisa darah yang mengering. Aku melawan tangannya. Kuusahakan agar kedua tangan itu melepaskan leherku. Tapi ia semakin kuat. Aku tak berdaya sama sekali dibuatnya. Nafasku semakin tercekat. Perlahan akhirnya tak kulawan ia. Saat itu baru kuliat rupa asli wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mirip dengan diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa kau?" tanyaku dengan suara agak berbisik. cekikannya membuat suaraku nyaris lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tak menjawab apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tangan lain menarik dua tangan yang mencekik leherku. Beberapa saat setelah nafasku kembali,kulihat wanita tadi terlempar jauh. Orang yang wajahnya mirip denganku itu terpelanting di karang dan kesakitan. Dengan rasa sakitnya, wajahnya semakin garang. dia lalu merayap cepat ke arahku, ingin menerkam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ketakutan. Aku mundur sebisaku, tapi pastilah dia yang lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PERGIIII....." teriakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita tua tiba-tiba mendadak sudah berdiri di depanku dan memukul wanita tadi dengan tongkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pergi dari sini!" kata wanita tua itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kembalikan…” wanita tadi bersuara serak dan masih berusaha menggapaiku. Aku langsung mundur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wanita tua memukul lebih keras. Wanita yang terpukul lari ke balik karang. Dia mengintip ke arahku dengan pandangan perih. Tangannya begitu pucat, diletakkan di atas lututnya yang ditekuk. Di pergelangan tangannya masih menetes-netes cairan berwarna merah. Pergelangan tangan itu membuatku takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukannya kau ingin mati? Kenapa kau lawan? Harusnya kau biarkan saja.” Kata nenek tadi padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena dia begitu mengerikan. Aku takut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Takut??” kata si nenek sambil tersenyum ketus. “Buat apa takut. Toh kau akan sama dengannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“TIDAK!!!!” sahutku tegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kubilang sama saja. Karena wanita itu juga membuang nyawa seenaknya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi aku punya alasan! Hidupku sudah tidak berarti lagi Nek! Aku ini sampah, kotoran yang harus dibuang. Aku wanita kotor, untuk apa aku hidup!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau pikir  yang memberimu nyawa itu siapa? Tak secuilpun kau berhak atas nyawamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi bagaimana aku hidup? Laki-laki itu sudah mengambil semuanya dariku. Kini dia pergi seenaknya. BAGAIMANA CARANYA NEK!! AKU SAMPAH!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KAU INI PENGECUT! Apa yang kau dapat setelah mati hanyalah mendapati dirimu seperti mayat mengerikan di balik karang itu. Kepada orang yang berani bangkit dan kembali pada Tuhan, Beliau sendiri yang akan memberikan anugerah yang tidak terkira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyesalanmu tidak boleh digantikan dengan cara pengecut seperti itu. Itu sungguh tidak pantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah dengan berani! Bagus kau menyadari apa yang salah dalam dirimu. Mulailah hidupmu dengan hal-hal yang lebih berharga. Dengan begitu kau tidak akan menyesal selamanya seperti mayat hidup itu.” Kata si nenek bersama pandangan mata lurus ke arahku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tertunduk. Tetes demi tetes air mata keluar begitu saja membasahi pipiku. Dadaku sakit. Semua mengalir, pedihku, sesalku, juga bayangan-bayangan kesalahan masa lalu yang aku lakukan. Cara apa yang bisa kulakukan untuk menebus itu semua sungguh tak bisa kubayangkan. Aku sudah tak sanggup melihat orang tuaku dan semua orang yang telah memberikan kasih sayang dan kepercayaan mereka. Semua terasa begitu sulit hingga aku ingin mengakhiri semua ini. Aku ingin melupakan apa yang dulu pernah terjadi. Emosi-emosi itu menanjak sampai ke puncak. Aku berteriak sekuat-kuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba nenek itu memegang pundakku. Aku kembali menatapnya. Dia seakan-akan tahu apa yang aku rasakan. Matanya kini menatapku dengan lembut. Sambil tersenyum ia berbisik, “Jangan pikirkan apakah kau mampu atau tidak. Jangan pernah terlalu berharap semuanya sesuai yang kau inginkan atau takut semuanya menjadi buruk. Dunia ini seperti roda dan hidupmu seperti rangkaian musim. Semua pasti berlalu dan kau pasti mampu menghadapi semuanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tiba-tiba menjadi gelap. Semuanya menghilang… aku tidak sadar yang terjadi berikutnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru tersadar pagi setelah itu. Desir angin menyapu wajahku. Aku kedinginan. Badanku seperti keseleo di setiap persendiannya. Perlahan kubuka mata. Wanita dan nenek yang telah kutemui sudah tidak ada. Di atas sana kupu-kupu menari di dahan-dahan yang menghalau sinar matahari dari badanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendirian. Kulihat baik-baik kedua tanganku. Luka sayatan yang aku buat sudah menghilang.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutatap lagi dahan-dahan di atas situ. Keadaannya seakan tak berubah. Kupu-kupu yang bersamanya seakan tak pernah mati. Mungkin karena pantai ini masih begitu bersih. Aku melangkah menuju laut, temapt dimana aku hamper membuang nyawaku. Setelah kakiku merasakan dingin airnya, kutatap bayangan yang memantul di situ. Wajah itu tidak berbeda dengan nenek yang menegurku dulu.&lt;br /&gt;******************************************************************************&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6207315596335081567?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6207315596335081567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2010/06/di-bawah-pohon-kupu-kupu.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6207315596335081567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6207315596335081567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2010/06/di-bawah-pohon-kupu-kupu.html' title='DI BAWAH POHON KUPU-KUPU'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-3878688957276696333</id><published>2009-09-30T12:58:00.000+08:00</published><updated>2009-09-30T12:58:50.810+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pearls'/><title type='text'>I WANT ANY PEARLS FOR MY BIRTHDAY</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SsLjOOxVBsI/AAAAAAAAAVw/q4pv4MH4qH0/s1600-h/jewelry_making.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SsLjOOxVBsI/AAAAAAAAAVw/q4pv4MH4qH0/s320/jewelry_making.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;It's normal if a woman need jewelery for any party and celebration. You may use neclace, bracelet, earrings, or others. The material of your jewelery may gold, silver, diamond, or others material. The special one is &lt;a href="http://www.orientalpearls.net"&gt;pearls&lt;/a&gt;. It's very simple but beautiful.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Now you can find pearls online or offline. One of the merchant is orientalpearls.net. They has their own peerls farm. Their farms Produce Premium Quality Pearls. It's sound good. do you have any comment?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-3878688957276696333?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/3878688957276696333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/09/i-want-any-pearls-for-my-birthday.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3878688957276696333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3878688957276696333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/09/i-want-any-pearls-for-my-birthday.html' title='I WANT ANY PEARLS FOR MY BIRTHDAY'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SsLjOOxVBsI/AAAAAAAAAVw/q4pv4MH4qH0/s72-c/jewelry_making.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7654181148912036037</id><published>2009-09-10T08:53:00.000+08:00</published><updated>2009-09-10T08:53:29.706+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review web'/><title type='text'>LINKFROMBLOG.COM, NEW PAID TO REVIEW</title><content type='html'>&lt;a href="http://linkfromblog.com/#751" rel="nofollow" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img advertising="" blog="" src="http://linkfromblog.com/images/book2small.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;I try to join one of paid to review program. I have joined others paid to review program before like sponsored review and blogsvertise, but only blogsvertise give me some jobs. yesterday I joined one of new paid to review program, &lt;a href="http://linkfromblog.com/#751" rel="nofollow"&gt;linkfromblog.com&lt;/a&gt;. This is new but they give us some bonus if add some blog or make a review about them. I got $8 for my blog which I added yesterday.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Actually, I added this blog to sponsored review and blogsvertise, but poor me, this blog never get any jobs. I hope in this program I can get some jobs for this blog. if you want to get some money from paid review, you may love to join this program. You can join by click the banner and sign up to be blogger.&lt;br /&gt;&lt;img border="0" width="1" height="1" alt="Advertise with my Blog" src="http://linkfromblog.com/img.001.001104.gif"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7654181148912036037?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7654181148912036037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/09/linkfromblogcom-new-paid-to-review.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7654181148912036037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7654181148912036037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/09/linkfromblogcom-new-paid-to-review.html' title='LINKFROMBLOG.COM, NEW PAID TO REVIEW'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7005745811332389956</id><published>2009-08-20T10:19:00.002+08:00</published><updated>2011-04-27T08:00:37.542+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaysia'/><title type='text'>TARI PENDET PUNYA MALAYSIA?????</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/So4yB43qkmI/AAAAAAAAATg/jJdPIc3m5Lo/s1600-h/tari-pendet.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372286413526700642" src="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/So4yB43qkmI/AAAAAAAAATg/jJdPIc3m5Lo/s320/tari-pendet.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 182px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru aja 17 Agustusan Indonesia udah mesti perang lagi. Dan setelah REOG, BATIK, dan entah apalagi diklaim sekarang Malaysia mengklaim Tari PENDET!! Kurang ajar banget Secara ntu punya INDONESIA, BALI, tempat kelahiranku tercinta. Dari kecil aku sudah tahu Tari PENDET punya BALI, bahkan waktu SD, SMP, SMA, Tari PENDET itu tari wajib yang patut diketahui dan seenggaknya hafal gerakannya (inget banget karena harus remidi tari karena ga afal tarian nie). Jadi kalo dibilang masyarakat ga peduli ntu omong kosong. Di BALI kami masih sangat CARE dengan Tarian ini juga tarian lainnya!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok kita kutip berita sejenak dari republika sebelum ngomong lebih jauh&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;AKARTA--Malaysia kembali mengklaim budaya Indonesia -- tarian pendet, Bali -- menjadi budaya mereka yang dicantumkan dalam iklan visit year mereka. Sebelumnya, mereka telah mengklaim angklung, reog Ponorogo, batik, Hombo Batu, dan Tari Folaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budayawan, Radhar Panca Dahana, mengatakan pengklaiman budaya Indonesia oleh Malaysia untuk kesekian kalinya merupakan kesalahan pemerintah Indonesia sendiri. "Ya tidak apa-apa lah, kita juga suka mengambil budaya lain untuk untuk promosi," katanya kepada Republika, Rabu (19/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menilai kecolongan budaya tersebut sebenarnya sebuah cermin atau refleksi. Ia menilai kita terluka dan malu, karena kita sadar sebagai pemilik kebudayaan itu kita tidak memperhatikannya. "Selama ini kebudayaan dipinggirkan, pemerintah dan masyarakat tak lagi peduli," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan negara lain, seperti Malaysia, kata Radhar, membutuhkan ekstensi kebudayaan, karena kebudayaan adalah senjata terbaik untuk diplomasi internasional. Potensi bisnisnya bagus. "Malaysia tahu mereka kekurangan budaya, mereka pintar melihat kebudayaan negara tetangganya, dan mereka menghargai budaya untuk mencari keuntungan, sedangkan pemerintah kita tidak peduli. Hanya peduli pada olahraga dan program lainnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kata Radhar, kedepannya agar Indonesia tidak kecolongan lagi, pemerintah harus perhatikan kebudayaan itu. "Kita majukan budaya kita supaya kita ada di depan, munculkan budaya kita dalam upacara-upacara, acara-acara, jangan lagu-lagu masa kini yang dinyanyikan oleh Presiden kita," tandasnya. she/kpo&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ga setuju kalo dibilang Tari PENDET ga diperdulikan. Karena kami di BALI yang hidup dari pariwisata, segala jenis tari menjadi nafas kami. kalo dilihat secara global mungkin itu benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo soal bukti tari PENDET tu milik BALI sih ga perlu dikata, DUNIA juga tahu. Lihat wikipedia dulu yuck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini versi indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, kaum wanita dan gadis desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakkan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Para gadis muda mengikuti gerakkan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tari putri yang memiliki pola gerak yang lebih dinamis dari tari Rejang yang dibawakan secara berkelompok atau berpasangan, ditampilkan setelah tari Rejang di halaman pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih) dengan mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangku, kendi, cawan dan perlengkapan sesajen lainnya.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang versi bahasa Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pendet is a traditional Balinese dance, in which offerings are made to purify the temple or theater as a prelude to ceremonies or other dances. Pendet is typically performed by young girls, carrying bowls of flower petals, handfuls of which are cast into the air at various times in the dance. Pendet can be thought of as a dance of greeting, to welcome the audience and invite spirits to enjoy a performance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Traditional Balinese dances are the oldest form of performing arts in Bali. Traditional dances can be divided into two types, sacred dance called Wali and entertainment dance called Bebalihan. Wali (sacred dance) is usually performed in some ritual ceremonies only because it has strong magical powers and only can be performed by specific dancers. Bebalihan are usually performed in social events. In addition to entertain, Bebalihan also has other purposes such as: welcoming guests, celebration of harvests, or gathering crowds. Bebalihan has more variations than Wali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendet is the presentation of an offering in the form of a ritual dance. Unlike the exhibition dances that demand arduous training, Pendet may be danced by anyone. It is taught simply by imitation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Younger girls follow the movements of the elder women, who recognize their responsibility in setting a good example. Proficiency comes with age. As a religious dance, Pendet is usually performed during temple ceremonies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All dancers carry in their right hand a small offering of incense, cakes, water vessels, or flower formations. With these they dance from shrine to shrine within the temple. Pendet may be performed intermittently throughout the day and late into the night during temple feasts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The original Pendet dance is performed by 4-5 young girls (before their puberty) in temple yards. Pendet dancers bring flowers in small Bokor (silver bowls for keeping flowers in a ceremony). They spread the flowers around the temple. This dance is a symbol of welcoming God in some ritual ceremonies in Bali. Pendet actually has simple dance movements. These movements are the basic dance movements of Balinese dance. Pendet has undergone later development with variations and now is not only performed in ritual ceremonies but also in some social events. Pendet since has been known as a welcoming dance.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADI MASIHKAH MEREKA MENGKLAIM ITU PUNYANYA???&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7005745811332389956?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7005745811332389956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/tari-pendet-punya-malaysia.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7005745811332389956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7005745811332389956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/tari-pendet-punya-malaysia.html' title='TARI PENDET PUNYA MALAYSIA?????'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/So4yB43qkmI/AAAAAAAAATg/jJdPIc3m5Lo/s72-c/tari-pendet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-5439622021053906901</id><published>2009-08-19T13:11:00.001+08:00</published><updated>2011-04-27T08:00:58.382+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>TAMAN YANG MENANTI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Helaan angin menyapu embun di dedaunan. Matahari masih malu-malu keluar dari ufuk timur yang kemerahan. Sebuah cerita harusnya sudah bangun dari tidur. namun hari ini dia tidak muncul. Juga si pembawa cerita. Dia tak terlihat ribanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku bertanya pada waktu yang telah pergi. mungkin terlihat olehnya kenapa si pembawa cerita tak kembali ke taman ini. Tapi waktu tak berbicara., hanya memberikanku pada malam sebelumnya. kala itu embun masih di udara. Bintang masih mengedip nakal di balik kegelapan awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pembawa cerita terdiam di suatu ruang. Seorang wanita memberinya cerita akan gelapnya dunia di seberang sana. Wanita itu tak peduli gadis di depannya tak bergeming dan hanya menatap langit. Namun di akhir cerita akhirnya dia tersadar kalau ceritanya sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kau hanya wanita, cukup belajar menjadi ibu dan istri maka hidupmu akan berguna. Tidak perlu sampai pergi jauh hanya untuk belajar. Apalagi yang perlu kau pelajari?" kata wanita itu di ujung kesabarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu cukup untukmu, tapi tidak untukkmu. Di luar sana banyak hal baru yang bisa aku pelajari. Aku bisa melihat langit yang lain. Tidak hanya langit di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tidak akan menemukan apa-apa selain kesia-siaan. Kau baru tersadar nanti ketika menjadi istri. Kau tidak akan bisa berbuat apa-apa dan baru sadar impianmu gila. Pergilah bersolek agar mendapat pria terhormat. hidupmu akan berharga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidupku tidak akan berharga kalau aku masih terkurung di sini." kata gadis terakhir kali. Si wanita telah merah padam mukanya, dipukul akan kerasnya hati gadis di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu pergi. Ia meninggalkan gadis itu di tengah kamar terkunci. "Dia harusnya sadar kodrat wanita." pikir wanita itu di kepalanya. Dikiranya hanya dia yang memiliki kunci ruang itu. Tanpa ia tahu, gadis itu punya kunci yang selalu ia bawa kemana saja, kecerdasan. Wanita itu telah salah, mengira kamar itu mampu mengurung gadis itu. Saat pagi menjemput, dia baru tahu tak satupun ruang di rumah itu yang mampu menghalangi gadis itu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman belum terbangun, embun belum turun. Tapi gadis itu melangkah ke situ menjejakkan cerita terakhirnya. Angin dingin memeluknya. Bintang menatapnya pergi. bahkan sampai badannya menghilang di ujung jalan seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata orang, ia pergi ke seberang lautan mencari ilmu. Sebagian mencercanya karena berbuat gila. Sebagian lagi menghabiskan waktu dengan bercerita kalau di sana ia menemukan malapetaka. Sisanya tak berkata apa-apa, hanya melanjutkan pekerjaannya yang biasa. Lalu di ujung desa, taman tetap menanti ia kunjungi. Di sudutnya, ayunan yang biasa ia duduki berayun pelan bersama angin. Di rumah terakhir ia berdiam, si wanita berhenti mencaci. Mungkin baru terasa olehnya sebuah sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun cukup untuk menghapus kenangan orang-orang akan dirinya. Ayunan sekarang berganti teman dengan lumut. Pun bunga-bunga dan semak yang kini merimbun. Kini semua berubah menjadi lebat. Di rumah dekat tempatnya Si wanita duduk nelangsa. Meratap akan hilang putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba suara langkah kaki mengusik telinga. Dia membalik badan. Taman kembali bernafas, angin berhembus lebih kencang, di balik semak rerumputan melangkah seorang putri. Senyum itu mengembang bersama kebanggaan. Dia melangkah semakin dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku temukan semua yang aku inginkan. Termasuk semua yang paling megah dan paling jelata. Tapi Aku kembali, karena aku rindu tempat ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kan sudah kubilang, tak ada gunanya semua itu, toh akan pulang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaliknya." gadis itu menggeleng. "Aku mendapat banyak hal. Aku banyak belajar. Kalau aku mau aku bisa mendapat segalanya di tempat jauh itu. Aku ada di sini untuk mengubah tempat ini agar lebih baik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;cerpenku yang paling aneh...&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-5439622021053906901?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/5439622021053906901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/taman-yang-menanti.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5439622021053906901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5439622021053906901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/taman-yang-menanti.html' title='TAMAN YANG MENANTI'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-4590643861776755144</id><published>2009-08-13T09:12:00.003+08:00</published><updated>2011-04-27T08:02:02.341+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>RENUNGAN : DI DALAM BADAN YANG MENYUSAHKAN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Melihat mata sendiri tanpa bantuan refleksi&lt;/span&gt;, apakah pencarianku akan seperti itu ataukah hanya perasaanku untuk saat ini saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantas saja dulu waktu lahir aku menangis. Betapa sakitnya harus masuk ke dalam sesuatu yang liar dan menyusahkan ini. Aku bahkan tak bisa mengendalikan hati dan otakku sendiri. Gampang sekali mereka berkehendak. Tak tahukah mereka siapa bosnya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih terkungkung, kucoba menjerat sendiri semua yang di sini, terutama hati dan pikiran. Betapa menyebalkan saat kuketahui hati sudah jatuh cinta pada orang yang belum kutahu biografinya. Lebih parah saat pikiranku berlayar kemana-mana padahal aku perlu dia di sini saat ini juga! Dan semua itu mereka lakukan tanpa izin dariku!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku benar2 marah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tahu, hatipun marah padaku,&lt;br /&gt;"kenapa kau begini menyusahkan???"&lt;br /&gt;lalu aku tanya&lt;br /&gt;"lalu aku mesti gimana?"&lt;br /&gt;dia diam,,&lt;br /&gt;mungkin pertanyaan itu sekarang menderanya... Dia sendiri juga tidak tahu apa yang ia pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pikiran mulai bicara tentang logika. Mulai sok bijak setelah aku mulai gila.&lt;br /&gt;apa yang ia tahu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*aku adalah kumpulan atom-atom yang bekerjasama secara fungsional&lt;br /&gt;*aku adalah kumpulan sel yang terorganisir&lt;br /&gt;*aku adalah hasil bentukan panca maha butha dengan atma di dalamnya&lt;br /&gt;*aku adalah makhluk sosial sekaligus individual&lt;br /&gt;*aku adalah ciptaan Tuhan&lt;br /&gt;Ketika ada yang tidak beres ada salah satu fungsi atau bagian yang terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang benar saja! masa cuma segitu??? Rasanya seperti produk pabrik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai kelelahan berdebat dengan hati juga pikiran. Sudah hampir dua puluh tahun tapi aku sama sekali belum mengenal mereka apalagi mengendalikan mereka. Aku mulai merenung sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa semua ini? Ketika aku sendiri tak mampu kendalikan diriku. Aku seperti tak mengenal hatiku, Tak tahu pikiranku, dan badan ini serasa bergerak tanpa inginku. Bahkan jika ada yang bertanya siapa yang menulis ini, akupun tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-4590643861776755144?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/4590643861776755144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/renungan-di-dalam-badan-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4590643861776755144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4590643861776755144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/renungan-di-dalam-badan-yang.html' title='RENUNGAN : DI DALAM BADAN YANG MENYUSAHKAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-4050996393171930298</id><published>2009-08-11T16:32:00.002+08:00</published><updated>2009-08-13T13:16:03.898+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>HARAPAN DI ATAS BUKIT (GREEN CAMP ANAK ALAM) 1</title><content type='html'>Sejak kecil aku bukanlah pecinta outdoor. Tak pernah terbayang aku harus terjun dalam kegiatan yang berbau alam dan petualangan. Namun hari itu berbeda, aku berada dalam rombongan Komunitas Anak Alam yang mengikuti Green Camp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sabtu itu kami pergi menuju desa Songan dan Blandingan. Rencana awalnya sih berangkat dari Ubud jam delapan pagi, sayangnya karena beberapa alasan akhirnya perjalanan tidak mengikuti jadwal sebelumnya. Kami baru berangkat saat hari sudah agak siang sehingga di Songan kami harus menghabiskan sarapan dan makan siang hampir bersamaan. Benar-benar orang Indonesia sejati!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tempat dimana kami menghabiskan hari pertama adalah di desa Blandingan. Desa yang cukup tinggi keberadaannya. Kami menjangkaunya dengan mobil pick up yang juga penuh dengan barang-barang sumbangan. Tapi meskipun dengan mobil yang sudah berteman dengan tanjakan ini, perjalanan ke desa Blandingan cukup membuat jantungku tertekan. Tepat di tikungan sekaligus tanjakan tajam mobil itu tiba-tiba berhenti, padahal kami sedang asik berpose untuk foto-foto narsis kami di tempat itu. Sebagian teman-teman sudah berteriak, aku sendiri langsung memegang erat-erat apapun yang bisa kugapai agar tidak terjatuh. Bayangan kalau mobil itu akan berjalan mundur (alias menurun tajam) langsung muncul di kepalaku. Saat itu jantungkupun kompak dengan teman-teman, berteriak sekencangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja mobil itu hanya berhenti, Bli Pande langsung mengisyaratkan agar semua turun. Akulah yang turun pertama kali untuk menyelamatkan diri. Tepat saat kakiku menyentuh tanah aku merasa nyawaku kembali ke tempatnya. Meski setelah itu harus berjalan kaki sampai di jalan yang agak landai, aku merasa cukup senang karena selamat. hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Bladingan aku agak dikejutkan dengan keadaan desa itu. Rumah-rumah mereka masih sederhana, terbuat dari kayu dan beralaskan tanah. Anak-anaknyapun sederhana saja, tanpa peduli ingus yang masih menempel di wajah serta tak peduli juga pada pakaian kumal yang mereka kenakan. Debu seakan berkuasa, udara di situ membuatku kurang nyaman. Untung saja Mbak Santi membawa masker lebih sehingga aku bisa sedikit mempertahankan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terlambat, hampir semua acara dapat terlaksana, pembagian sumbangan, permainan dengan anak-anak, noton film Laskar Pelangi, dan lainnya. Di luar itu semua, kami memberikan PR untuk anak-anak Blandingan agar menulis harapan mereka di selembar kertas. Banyak harapan yang tertampung, tapi satu harapan yang paling kuingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Aku Ingin pergi ke Amricka&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu isinya. Salah satu dari harapan-harapan besar anak-anak di desa terpencil. Di atas Bukit yang bahkan perlu menempuh jarak beberapa kilometer untuk mendapatkan air itu terdapat harapan seseorang yang ingin menjelajah dunia. Sementara di luar sana, di tempat yang lebih baik, orang-orang menyalahkan keadaan atas kegagalan mereka. Aku bersyukur di sini ada anak yang masih mau bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;code&gt;bersambung..&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-4050996393171930298?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/4050996393171930298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/harapan-di-atas-bukit-green-camp-anak.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4050996393171930298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4050996393171930298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/harapan-di-atas-bukit-green-camp-anak.html' title='HARAPAN DI ATAS BUKIT (GREEN CAMP ANAK ALAM) 1'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7104218268071536169</id><published>2009-08-06T11:35:00.003+08:00</published><updated>2009-08-06T15:48:37.587+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>MATAHARI</title><content type='html'>Aku memandang matahari hari ini. Tak satupun geraknya menghindar dariku, tak bergeming, meski kutahu ia sesungguhnya hanya menjauh sedikit demi sedikit. Tak satupun yang mengusiknya. Akupun ta mampu dan tak ingin berbuat sebodoh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tersisa kenangan tentang hujan, yang membasahi seseorang di depan wajahku. Saat itu kucari-cari matahari, namun ia tak jua menengokku, bahkan hingga hujan pergi. Dia yang pergi, turut serta membawa matahari bersamanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang hujan berhenti, matahari sudah kembali. Namun dia, yang membiarkan hujan basahi dirinya, tak pernah kembali. Dan aku hanya bisa menunggu matahari yang kan terbit lagi esok pagi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7104218268071536169?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7104218268071536169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/matahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7104218268071536169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7104218268071536169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/08/matahari.html' title='MATAHARI'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7474659309519636145</id><published>2009-07-13T09:12:00.003+08:00</published><updated>2009-07-13T09:33:48.100+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>AWARD DAN BLOG PUISI RENUNGAN</title><content type='html'>Yang pertama kita bahas soal award dulu. Berhubung O'chan mulai menerima award, O'chan mau mengatur posting award. Untuk setiap award yang ditujukan ke sini akan O'chan tulis di blog O'chan yang lain, &lt;a href="http://bestnarsis.blogspot.com" target="blank"&gt;Not Important Diary&lt;/a&gt;. Kenapa? Itu karena ntu blog dikhususkan buat bahan postingan campur2. Selain itu biar blog itu lebih banyak isi posting dan sering diupdate (ga bermaksud menelantarkan blog ini lho!!!). Mungkin posting awardnya bakal berbahasa inggris (sesuai kemampuan yang masih ancur) atau campuran (Inggris dan translate ke Indo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, kita bahas blog O'chan yang laen, yaitu &lt;a href="http://renunganq.blogspot.com" target="blank" rel="nofollow"&gt;Puisi Renungan&lt;/a&gt;. Dalam waktu dekat ini blog itu akan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dihapus&lt;/span&gt;. &lt;span class="fullpost"&gt;O'chan kayanya ga bakal nulis puisi di blog lagi dengan beberapa alasan tertentu yang tidak perlu disebutkan di sini. Proses penghapusan mungkin akan berjalan beberapa hari. Pokoknya secepat O'chan selesai back up datanya. Ntu bukan karena aq ga suka Puisi ya... Beberapa puisi O'chan mungkin akan O'chan posting di &lt;a href="http://puisiair.blogspot.com" target="blank"&gt;Komunitas Sastra Air Putih&lt;/a&gt; aja. Itupun ga akan banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam.. sorry kalo beritanya bukan berita baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7474659309519636145?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7474659309519636145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/award-dan-blog-puisi-renungan.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7474659309519636145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7474659309519636145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/award-dan-blog-puisi-renungan.html' title='AWARD DAN BLOG PUISI RENUNGAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7134423410489395646</id><published>2009-07-11T14:13:00.003+08:00</published><updated>2009-07-11T14:43:46.224+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review web'/><title type='text'>KOMUNITAS SASTRA AIR PUTIH</title><content type='html'>Ini dia Komunitas yang cocok banget buat para pecinta puisi, &lt;a href="http://puisiair.blogspot.com" target="blank"&gt;Komunitas Sastra Air Putih&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisiair.blogspot.com" target="blank"&gt;Komunitas Sastra Air Putih&lt;/a&gt; adalah rumah bagi pecinta keindahan, pecinta puisi, siapa saja! Kami tak membeda-bedakan penulis mapan, pemula, baru belajar, atau bahkan penikmat kata. Kami hanya ingin berbagi rasa, berbagi kata. Kami air putih.Bukan kopi, bukan teh. Seperti 'senyuman Sang Budha' kami tawar saja! "Aku adalah kamu, kamu adalah aku. Kita sama dalam CINTA TERTINGGI!" -William Blake&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pendiri sekaligus moderator komunitas ini adalah Pande Putu Setiawan. kalo udah baca buku &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/samsara-bermakna.html" target="blank"&gt;Samsara&lt;/a&gt;, temen-temen pasti udah tahu siapa orang ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, komunitas ini sudah memiliki 302 fans di &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/Komunitas-Sastra-Air-Putih/99995245987?ref=share" target="blank" rel="nofollow"&gt;Facebook&lt;/a&gt; dan sembilan penyair yang sudah mengirimkan karyanya. Kalo tertarik mempublikasikan karya ke sini, kirimkan saja puisi kamu untuk dimuat ke: puisi.air@gmail.com. Kalo pengen baca puisi temen-temen yang sudah gabung, kunjungi aja &lt;a href="http://puisiair.blogspot.com" target="blank"&gt;puisiair.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7134423410489395646?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7134423410489395646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/komunitas-sastra-air-putih.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7134423410489395646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7134423410489395646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/komunitas-sastra-air-putih.html' title='KOMUNITAS SASTRA AIR PUTIH'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7024539863138162957</id><published>2009-07-11T11:22:00.003+08:00</published><updated>2009-07-11T11:30:54.583+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>SUSAH COMMENT DI CERPEN KITA</title><content type='html'>Adakah di antara kalian yang ngerasa susah banget comment di sini?? Kemaren Fanny n Buwel protes gara-gara ga bisa comment di sini. What the hell!!! Padahal O'chan Ok2 aja comment tuh (liat kan comment O'chan di bawah?)! Apa gara-gara ganti template ya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ngga yang pernah ngerasain nasib yang sama?? Kasi tau O'chan dunk! gimana carana biar balik normal lagi!!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7024539863138162957?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7024539863138162957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/susah-comment-di-cerpen-kita.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7024539863138162957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7024539863138162957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/susah-comment-di-cerpen-kita.html' title='SUSAH COMMENT DI CERPEN KITA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6370017249588754806</id><published>2009-07-10T08:36:00.000+08:00</published><updated>2009-07-10T08:36:00.212+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>SENYUM</title><content type='html'>Untuk versi pdfnya silahkan &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5534460/SENYUM.pdf.html" target="_blank" rel="nofollow"&gt; download di sini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini hujan mengguyur Batubulan. Aku melirik dari jendela kamar sambil menggerutu. Hujan kali ini kurang tepat waktunya. Seharusnya dia datang setelah aku membeli jas hujan. Motorku yang baru dicuci kemarinpun kelihatannya menangis. Kasihan juga catnya harus terkena lumpur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh, kenapa hari ini mesti hujan sih" kataku sambil keluar kamar lalu melangkah ke dapur. Sepupuku yang mendengar tetap stay cool sambil memelototi Squidword yang bertengkar dengan Spongebob. Jangan-jangan nanti ketika aku kembali dari dapur dia sudah berubah jadi Patrick yang tidak ngurusin apa-apa. Nenek lain lagi, dia menanyakan bagaiman keberadaan jas hujan yang sampai saat ini tidak kumiliki. Pertanyaan itu membuatku tambah nelangsa saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku akhirnya ngantor juga, meskipun harus berlindung dengan jas hujan yang tinggal setengahnya. Perasaanku mulai tidak enak begitu masuk jalan raya. Aku merasa semua orang menertawaiku. Aku mirip sekali dengan Batman kalah perang dengan jubah tercabik-cabik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalanan para penjual koran jongkok di tepi jalan sambil memeluk koran di dada mereka. Saat lampu merah menyala mereka segera mengetuk pintu mobil satu per satu untuk menawarkan korannya, atau ada beberapa juga yang menawarkan ke pengendara sepeda motor meskipun tidak kelihatan serius. Lampu menyala hijau, semuanya bubar jalan dan berlari menuju tepi kembali. Di dekat lampu lalu lintas kelihatannya ada satu orang yang ketinggalan, dia terjebak di tengah lalu lintas yang hidup lagi. Teman-temannya yang sudah di tepian spontan mengejek dan menertawakannya. Penjual koran yang terjebak ini malahan ikutan tertawa sambil menunjuk2 temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai semua hal buruk bisa ditertawakan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu lama. Hidup lagi-lagi membawaku ke alam membosankan. Data-data penumpang dan segala macam nama aircraft memenuhi kepalaku. Sesekali aku harus melancong ke Apron atau terminal bandara, kalau begini kadang-kadang mataku segar lagi gara-gara melihat langit di landasan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang aku benci tempat ini, semua orang dipaksa senyum sekalipun dicaci maki oleh customer. Yah, Standar mengharuskan seperti itu. Aku ragu benarkah senyum itu asli, sementara salampun memiliki standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiba-tiba dikejutkan gara-gara seorang anak jatuh di depanku. Kelihatannya dia masih belajar berjalan. Kemana sih orang tuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Are you okay?" tanyaku sambil membantunya berdiri. Seorang wanita dalam waktu singkat sudah di sampingku. bersama wajahnya yang kawatir dia mengambil alih pekerjaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"My superbaby, are you okay? U still strong, don't u?" Kata wanita itu bersemangat. Si anak tersenyum, entah mau mengatakan ia tidak apa-apa ataukah karena sebutan superbaby itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"thank's." kata wanita itu sambil melirikku. Anak berambut pirang itu juga tersenyum padaku. Ini senyum terindah yang pernah aku lihat. Bahkan sampai wanita dan anak itu kembali ke antrian check-in aku masih merasakan senyumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan pergi, mataharipun menjauh, aku menatap jas hujanku yang tinggal setengah. Tiba-tiba aku tersenyum menertawakan diriku sendiri yang seperti batman kalah perang tadi pagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6370017249588754806?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6370017249588754806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/senyum.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6370017249588754806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6370017249588754806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/senyum.html' title='SENYUM'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-8902327502114419454</id><published>2009-07-08T14:35:00.002+08:00</published><updated>2009-07-08T14:53:16.484+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lomba menulis'/><title type='text'>LOMBA NULIS PENGALAMAN PRIBADI</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/06/lomba-menulis-pengalaman-pribadi.html" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;img border="0" alt="Lomba Menulis Curhatkita" src="http://i455.photobucket.com/albums/qq278/sivalintar/logolomba2.jpg "/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Waktu jalan-jalan ke blog bakudara.com, o'chan tertarik ngeliat banner curhatkita  lomba menulis. Ternyata Curhtkita lagi ngadain &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;lomba menulis pengalaman pribadi&lt;/span&gt;. Buat temen-temen yang hobi nulis, ini adalah ajang bagus buat melihat kemampuan. Enak kan.. Di bawah ini pengumuman yang lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lomba Menulis Pengalaman Pribadi ini untuk para blogger yang lagi semangat-semangatnya menulis di blognya masing-masing. Lomba ini sebagai wadah dan wujud apresiasi kami untuk para blogger dan netter yang rajin menulis di blognya masing-masing atau di blog komunitas. Lomba ini juga sebagai ajang silaturahmi dan untuk mempererat persahaban para blogger. Karena itu, lomba ini kami beri tema "Mengenal Sahabat Lebih Dekat". “Tak kenal maka tak sayang”, begitu kata pepatah. Dengan berbagi pengalaman, diantara para blogger bisa saling mengenal lebih dekat dan akrab satu sama lain, juga bisa saling belajar dari pengalaman masing-masing. Dengan membaca pengalaman blogger A misalnya, kita bisa lebih mengenal siapa blogger A sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan yang dilombakan adalah tulisan tentang “PENGALAMAN PRIBADI PENULISNYA”. Pengalaman pribadi yang unik, menarik, berkesan, menggugah dan inspiratif. Setiap orang pasti pernah mengalami peristiwa yang unik, menarik dan berkesan bahkan mungkin mengalami peristiwa luar biasa dalam hidupnya. Kisah pengalaman pribadi seperti itulah yang akan dilombakan di blog Curhatkita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan-tulisan para peserta yang nantinya akan ditampilkan di Curhatkita, mungkin akan sangat bermanfaat bagi para pengunjung blog ini. Mereka bisa bercermin dan belajar dari pengalaman anda sekalian. Seseorang mungkin akan tergugah atau terinspirasi setelah membaca kisah pengalaman pribadi anda. Kisah anda mungkin bisa membuat bahagia dan tertawa orang yang sedang bersedih, membuat tersenyum orang yang cemberut, bahkah mungkin seseorang bisa menemukan solusi atas masalahnya setelah membaca kisah pengalaman anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah untuk pemenang lomba ini mungkin nilainya tak seberapa. Namun, ada manfaat yang tak ternilai yang bisa diambil dari kisah-kisah pengalaman pribadi para peserta lomba ini nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan untuk Peserta LOMBA MENULIS PENGALAMAN PRIBADI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Naskah tulisan yang dilombakan adalah pengalaman pribadi penulisnya.&lt;br /&gt;2. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah tulisan.&lt;br /&gt;3. Peserta yang tidak memiliki blog/website boleh mengikuti lomba ini.&lt;br /&gt;4. Dalam setiap naskah yang di kirim mohon disertakan nama, email, alamat blog/website, account di Facebook, friendster atau situs jejaring sosial lainnya.&lt;br /&gt;5. Peserta boleh menggunakan nama samaran, jika nama asli tak ingin ditampilkan dalam naskah.&lt;br /&gt;6. Jika peserta tak ingin nama, email dan alamat blognya dipublikasikan, maka data pribadi peserta hanya untuk panitia dan tak akan digunakan untuk kepentingan lain selain yang bersangkutan dengan lomba.&lt;br /&gt;7. Alamat blog/website peserta akan dipasang di blogroll Curhatkita&lt;br /&gt;8. Nama asli/nama samaran, alamat email dan alamat blog/website peserta akan ditampilkan di postingan naskah yang dilombakan, kecuali, jika peserta tidak menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian Naskah Peserta Lomba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria penilaian naskah adalah sbb :&lt;br /&gt;Naskah akan dinilai dari beberapa kriteria diantaranya : gaya bahasa, keunikan kisahnya, daya tarik dan sisi menarik kisahnya, inspirasi dari naskah terhadap pembacanya. Banyaknya komentar juga menjadi salah satu bagian dari kriteria penilaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari beberapa orang dari beragam latar belakang profesi. Masing-masing anggota tim juri akan memberi penilaian terhadap semua naskah peserta. Dari seluruh naskah yang masuk akan dipilih dua pemenang dengan nilai tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian sepenuhnya hak tim juri dan keputusan tim juri tidak bisa diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan Untuk Pemenang lomba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua naskah yang masuk, akan dipilih 2 (dua) naskah terbaik dengan nilai tertinggi sebagai pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang Pertama, akan mendapat hadiah :&lt;br /&gt;Uang Tunai sebesar Rp. 100.000,-&lt;br /&gt;Pasang Banner gratis di 4 blog terkemuka di Subang yaitu : (curhatkita.blogspot.com, www.mobile-article.com, www.bloggersubang.org dan www.bisnissubang.com) selama 3 bulan&lt;br /&gt;T-Sirt Bakudara.com + Merchandise Kotasubang.com&lt;br /&gt;Banner award pemenang dari Penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang Kedua, akan mendapatkan hadiah :&lt;br /&gt;Pasang Banner gratis di 4 blog terkemuka di Subang yaitu : (curhatkita.blogspot.com, www.mobile-article.com, www.bloggersubang.org dan www.bisnissubang.com) selama 3 bulan&lt;br /&gt;T-Sirt Bakudara.com + Merchandise Kotasubang.com&lt;br /&gt;Banner award pemenang dari Penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai hadiahnya memang tak begitu besar, namun kisah-kisah pengalaman pribadi anda mungkin akan menjadi inspirasi bagi seseorang. Para pengunjung blog Curhatkita akan mendapat manfaat dengan belajar atau bercermin dari pengalaman anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas Waktu Pengiriman Naskah dan Pengumuman Pemenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas waktu pengiriman naskah adalah dari tanggal 1 Juli s/d 31 Juli 2009, jam 24.00 BBWI.&lt;br /&gt;Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 15 Agustus 2009.&lt;br /&gt;Hadiah untuk pemenang akan diserahkan 3 hari setelah pengumuman pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertarik? &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2009/06/lomba-menulis-pengalaman-pribadi.html" target="_blank" rel="nofollow"&gt;langsung aja menuju tkp&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-8902327502114419454?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/8902327502114419454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/lomba-nulis-pengalaman-pribadi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8902327502114419454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8902327502114419454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/lomba-nulis-pengalaman-pribadi.html' title='LOMBA NULIS PENGALAMAN PRIBADI'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-2001801175244581068</id><published>2009-07-07T19:42:00.002+08:00</published><updated>2009-07-07T19:57:57.270+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>HASIL RENUNGANKU</title><content type='html'>Mungkin semua yang kutulis bukanlah hal berharga, bahkan tak bermakna. Tapi setidaknya dengan kutulis mereka, mereka menjadi karya terbaik yang aku tulis. Dan ketika banyak tulisan lain yang lebih baik dari tulisanku, aku mungkin hanya bisa menuliskan hal yang lebih baik dari tulisanku sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menghiburku, membawaku ke dunia mimpi dimana hanya ada aku dan mereka. Kami punya dunia itu sendiri, beralaskan kata dan berlangitkan mimpi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Meski tulisanku bukanlah tulisan terbaik yang pernah ada, aku tetap akan menuliskan mereka dengan cara terbaik yang aku bisa. Seperti caraku menggenggam bintang, meski yang kugenggam masih sebatas awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sepasang sayap adalah punya mereka. Aku hanya bagian dari yang mereka punya. Seperti dunia itu, yang aku masuki ketika sebaris kalimat aku tulis. Dunia tanpa aturan tempat tinggal si cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita membawaku pada kata, kata membawaku pada makna, lalu makna menghilang dan aku tidak lagi ingat siapakah makna yang merasuki ceritaku. Makna tidak menuju pikiran, ia menuju hati dimana semua logika tak lagi kembali pada kata tapi menuju rasa. Rasa itu menguasai tubuhku dan terciptalah alunan kata yang tak kumengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati dan cerita bersahabat denganku. memberi semua yang aku tulis saat ini. Makna tak pernah kutemui. Ia hanya mau berbicara padaku melalui hati. Ia bersembunyi jauh lebih dalam sambil menertawakan kebodohanku. Dan yang lebih bodoh, hati tak pernah kenal logika. Jadi bagaimana otak menggambarkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua liar, cerita, hati, dan makna. Mereka hanya datang ketika mau saja. Uang, terkenal pujian, ketika aku memikirkan itu mereka selalu menghindariku. Mungkin mereka benci, atau aku yang terbebani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salahkah aku menjadi penulis? Aku hanya ingin bercerita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak menjawab.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-2001801175244581068?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/2001801175244581068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/hasil-renunganku.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/2001801175244581068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/2001801175244581068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/hasil-renunganku.html' title='HASIL RENUNGANKU'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-5596686132683971045</id><published>2009-07-07T19:26:00.002+08:00</published><updated>2009-07-07T19:37:52.354+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>GANTI TEMPLATE BARU</title><content type='html'>Akhirnya dua tes selesai, SPMB dan Tes AMG (untuk yang ini masih tes kesehatan n wawancara). Ochan mulai bisa mendapat ilham buat nulis lagi setelah sekian lama menelantarkan blog ini. Sorry CERPEN KITA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini o'chan ganti template biar lebih seger. Di samping itu juga buat mengatakan kalau blog ini hidup lagi. Setelah milih2, akhirnya pilihan jatuh pada template ini. Akhir2 nie O'chan lagi doyan template black n white gitu, alna tampilannya mantep banget, gampang dibaca n ga bikin kepala pusing. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Btw, Ochan masih hutang al Gelang Weasly. O'chan ga janji ya, bakal cepet selesai (alna menikmati banget cerita ga masuk akal ini). hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa perubahan yang o'chan amati dari blog ini :&lt;br /&gt;#1. Pagerank naik jadi 2&lt;br /&gt;#2. Alexa rank kayanya lumayan bisa nongol di angka 2jutaan&lt;br /&gt;#3. Ga pernah update tapi ada tambahan follower, padahal blogq yang lain ga sebanyak ini followernya. makasi mau gabung.&lt;br /&gt;#4. Widgetnya masih ga teratur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya o'chan harus kerja keras ngurusin semua blog termasuk yang ini. Aku harus Bisa!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-5596686132683971045?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/5596686132683971045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/ganti-template-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5596686132683971045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5596686132683971045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/07/ganti-template-baru.html' title='GANTI TEMPLATE BARU'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-5575945767865768995</id><published>2009-06-02T15:27:00.002+08:00</published><updated>2009-06-02T15:42:49.165+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>LAMA GA AKTIF</title><content type='html'>Maaf buat temen-temen semua,,, udah sekitar 3-4 bulan (lupa) ga posting di cerpen kita. Ochan sebenernya lagi belajar buat SNMPTN. Pengennya c sekalian posting, tapi entah kenapa ga ada inspirasi sama sekali buat bikin cerpen. Tiap mau nulis selalu inget kalo belum belajar buat ujian (I got SNMPTN sickness).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah O'chan cuma posting di blog &lt;a href="http://kamuspengetahuan.blogspot.com" target="_blank"&gt;Kamus Pengetahuan&lt;/a&gt; (sekalian buat belajar) dan &lt;a href="http://renunganq.blogspot.com" target="_blank"&gt;Puisi renungan&lt;/a&gt; kalo sempet. Setelah belajar beberapa lama o'chan baru sadar kalo bhs Inggrisq kurang bagus, akhirnya iseng-iseng bikin blog buat sekalian belajar bahasa inggris, &lt;a href="http://bestnarsis.blogspot.com" target="_blank"&gt;Not Important Diary&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah SNMPTN moga-moga O'chan bisa aktif lagi. makasi ya buat temen2... Doakan O'chan ya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-5575945767865768995?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/5575945767865768995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/06/lama-ga-aktif.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5575945767865768995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/5575945767865768995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/06/lama-ga-aktif.html' title='LAMA GA AKTIF'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-8231156930128259387</id><published>2009-02-25T13:29:00.001+08:00</published><updated>2009-02-25T09:54:32.725+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyihir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='weasly'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>GELANG WEASLEY (2)</title><content type='html'>Ternyata ada yang protes gara-gara cerita 'Gelang Weasly' yang O'chan bilang cerpen. Maafkanlah ya...&lt;br /&gt;Ini episode kedua dari 3 episode cerbung ini. Saat episode ketiga, nanti Ochan bikinkan file pdfnya. Selamat membaca.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah kelelahan dan sepasang pelita padam itu kelihatannya menertawakanku. Suasana tempat ini berubah menjadi agak menakutkan. Di depan pintu itu sepertinya sangat nyaman. Pelan-pelan aku menuju ke situ kemudian duduk untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat saat aku merebahkan punggung di pintu, benda lapuk itu terbuka. Spontan aku menoleh. Sebuah lorong mewah terlihat di dalamnya. Aku menatap lorong itu tanpa kedip. Lantai marmer, tembok bertekstur, dan dekorasi-dekorasi ala Inggris membuat lorong itu mengagumkan. Jauh berbeda dengan keadaan luarnya yang kusam dan lapuk. Keindahan itu menarikku untuk menjelajahinya. Aku berdiri tanpa rasa lelah lagi, lalu masuk. Aku melangkah terus sampai jauh ke dalam. Semakin lama lorong ini semakin mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hey, siapa kau?” tanya seseorang, tapi aku tidak melihat siapapun. Lorong itupun sudah buntu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Heh, muggle! Lihat ke sini! Aku yang bicara!” kata seseorang lagi dari arah ujung lorong. Sebuah lukisan tergantung di situ. Wajah seorang wanita di dalamnya tepat menatap ke arahku. Rambut pirang bergelombang itu mengingatkanku pada anak kecil tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kau yang bicara?”tanyaku ke benda itu. Aku mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tentu saja, di sini tidak ada siapa-siapa lagi.” mulut wanita itu bergerak. Ternyata memang benar bisa bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wow, lukisan yang bisa bicara.” kataku sambil mengulurkan tangan ke lukisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jangan sentuh!” kata-kata itu membatalkan niatku. ”Nanti kau merusakku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maaf.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Siapa kau? Apa muggle yang di dalam itu temanmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Muggle yang di dalam? Kau panggil aku muggle?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu terdiam sejenak, lalu memandangiku yang kelihatan seperti orang ling-lung.. ”Sepertinya kau ga tau apa-apa. Mending pergi sana kalau ngga ada urusan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau bisa pergi udah pergi dari tadi!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi kau terjebak di sini?” aku mengangguk. Si lukisan memperhatikanku dari ujung rambut sampe ujung kaki. ”Tunggu sebentar.” lukisan itu tiba-tiba bergerak keluar bingkai lalu menghilang. Aku semakin tidak mengerti apa yang aku alami.&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian wanita di lukisan itu kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kau disuruh masuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Benar???” aku tidak yakin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Iya, tapi kau harus sebutkan kode masuknya dulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pake kode-kodean segala?” kataku setengah melengking. ”Mana kutahu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tidak akan membiarkan orang sembarangan masuk ke sini. Hermione ingin kau masuk, tapi tetap harus menjawab kode masuknya dulu.” katanya sangat cepat. Gerakan mulutnya mirip pembawa acara di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hermione?” tanyaku dalam hati. Nama itu mengingatkanku pada gadis kecil tadi. Tapi sebodo amat. Yang jelas aku tidak tahu apa yang harus aku katakan untuk bisa masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku baru pertama kali ke sini. Aku bahkan tidak tahu tempat apa ini apalagi orang-orang yang tinggal di sini. Jelaslah aku tidak akan tahu kodenya. Lebih baik antar saja aku pulang.” kataku hampir menyamai kecepatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebutkan saja keluarga yang memiliki rumah ini. Kalau kau tidak tahu juga silahkan keluar dan cari jalan sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terdiam sejenak, tentu saja karena tidak tahu cara pulang. Aku mulai memutar otak dan berujung pada kejadian barusan. Khayalanku melayang ke orang-orang yang tadi yang aku lihat di luar sana, terutama tentang anak yang namanya Hermione itu, lalu beralih ke rumah aneh ini yang tiba-tiba aku temukan saat mengejar Ina, dan berakhir pada perjuanganku pergi dari sini tapi cuma menghabiskan tenaga saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan putus asa aku duduk di atas lantai marmer dan bersandar di tembok. Pikiranku melayang-layang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku masih menunggu jawabanmu.” kata lukisan itu lagi. Aku meliriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Boleh tahu namamu siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kau tidak akan berhasil menanyakan nama keluargaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku ngga bermaksud begitu. Curiga ama sih!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lalu untuk apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Cuma untuk memanggilmu aja. Ngga boleh?” kataku lagi. Mulai sebal. Wanita di lukisan itu menatapku. Aku juga memandanginya lurus-lurus, tidak mau kalah. Kami berdua diam begitu saja untuk beberapa lama.&lt;br /&gt;”Kau bisa panggil aku Hermione.” si wanita dalam lukisan rupanya menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hermione? Namamu seperti gadis kecil yang kelihatannya sadis itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dia tidak sadis.” sahutnya kecut. Seharusnya aku diam saja tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maaf... Hanya saja, dia kelihatan agak menakutkan.” kataku sok memelas dengan mata berkaca-kaca. Tapi dia masih dongkol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekarang kesempatan terakhirmu. Sebutkan nama keluarga kami atau pergi dari sini!” katanya lagi, serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tunggu bentar! Kayanya sekarang aku bisa nebak.” Sahutku segera. Hermione, kata itu terngiang-ngiang terus. Lukisan itu memandangku lebih tajam dari sebelumnya. Apa dia tidak sadar kalau hal itu bikin aku grogi, atau dia sengaja? Adrenalinku meningkat tajam, jantung di dadaku berdetak jauh lebih kencang. Saat itu juga sebuah jawaban gila muncul di otakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah tahu?” tanya si hermione lukisan, bikin kaget. Aku agak ragu-ragu, tapi cuma jawaban itu yang terbayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Granger. Bener ngga?” jawabku dengan suara pelan. Lukisan itu kelihatan kaget. Secercah sinar harapan melintas di hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku heran kau bisa menjawab itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi aku benar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Salah!” sahut Hermione ketus. Sinar harapan yang melintas tadi tiba-tiba hilang. Tapi aku masih punya satu jawaban lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana dengan Weasley?” Jawabku lagi. Buku Harry Potter mahakarya J.K. Rowling membuatku benar-benar terinspirasi. Nama Hermione itu mengingatkanku pada salah satu tokoh novel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Hermione Si Lukisan mendadak kecewa. “Nanti kau harus menjelaskan bagaimana bisa menemukan nama-nama itu.” Katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian tembok di sekitar Hermione retak. Retakan itu semakin jelas dalam waktu sekejap saja. Hermione menjauh, tembok yang tadinya kokoh bergerak membuka seperti pintu. Di dalam situ ada ruangan yang lebih mewah, mirip ruang keluarga lengkap dengan cerobong asap. Orang-orang di dalam langsung menghentikan kegiatan mereka melihat aku masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat saat menginjakkan kaki di karpet merah, tiba-tiba seorang gadis kecil berambut pirang sudah di depanku, mengacungkan sebuah tongkat hitam mengkilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakan padaku, gimana caranya kau ke sini? Gimana juga kau bisa membuka pintu itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aa.aku ngga tahu." cuma kalimat itu yang muncul akibat terlalu kaget. Secercah sinar merah aku lihat di ujung tongkat itu, mirip kilatan listrik. Aku ketakutan, "Hey, tunggu!! Mau apa kau!" (bersambung)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-8231156930128259387?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/8231156930128259387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/gelang-weasly-2.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8231156930128259387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8231156930128259387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/gelang-weasly-2.html' title='GELANG WEASLEY (2)'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-171555832155314202</id><published>2009-02-25T09:43:00.004+08:00</published><updated>2009-02-25T11:11:36.876+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>SEDIKIT KISAH TENTANG KAMPUNG HALAMAN</title><content type='html'>Sejenak pengen mengenang masa-masa dulu, waktu masih SD. Saat itu aku ngga kenal yang namanya polusi, mode, pergaulan bebas, dan sejenisnya. Aku masih anak kampung yang suka berkeliaran, entah bersepeda, menangkap ikan kecil-kecil yang biasa disebut 'nyalian timah', ditambah dengan mencuri buah-buahan di kebun orang. Aku merasa seperti Robin Hood, mencuri dari yang kaya memberi ke yang miskin,dan yang miskin biasanya si pencuri ini dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap jam lima pagi aku dan teman-teman sudah asyik berlarian di jalan. Kami ditemani kunang-kunang dan gonggongan anjing, itulah kenapa orang-orang di kampungku jago lari. Di sini kami bisa melihat bintang-bintang dengan jelas, apalagi setelah habis tengah malam. Setelah kami mendapat pelajaran rasi bintang kami sering berdebat sambil menebak-nebak rasi bintang apa yang kami temukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak sekarang menghabiskan waktu istirahatnya di dalam kelas atau di kantin, mungkin juga dengan ditemani Hpnya, anak-anak di SD-ku menghabiskan waktu mereka dengan main prosotan di bukit kecil dekat sekolah. Kami tidak memakai alas apapun, buat kami rumput yang melapisi bukit itu saja sudah cukup untuk melindungi pantat kami dari gesekan. Pada hari-hari tertentu kami berpesta di kebun dekat lapangan sekolah dengan mengadakan acara bakar ubi. sesampainya di kelas badan kami sudah bau asap.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-171555832155314202?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/171555832155314202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/sedikit-kisah-tentang-kampung-halaman.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/171555832155314202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/171555832155314202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/sedikit-kisah-tentang-kampung-halaman.html' title='SEDIKIT KISAH TENTANG KAMPUNG HALAMAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-4787579211501030109</id><published>2009-02-16T13:05:00.003+08:00</published><updated>2009-02-18T11:52:32.161+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan ochan'/><title type='text'>DI TENGAH KESIBUKAN</title><content type='html'>Emang dasarnya o'chan kelewat santai (bisa dibilang males c), beberapa hari kemaren cuma asyik browsing ampe lupa kalo masih di kantor. Walhasil, kerjaan bejibun, semua harus lese hari itu, n ga da kata istirahat. Hasil ujian karma phala o'chan rupanya sudah keluar (hiks hiks hiks...)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan o'chan masih hutang banyak kerjaan yang belum terselesaikan. (nangisdarah modeon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O'chan ga tau kenapa bisa begini. Palingan O'chan cuma blogwalking, baca-baca info di internet, liatin fs, kirim comment, liatin email di yahoo, liatin email di google, download e-book2 gratis, edit blog, ITU AJA. Tapi ga sadar ternyata ngabisin banyak buanget waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali bekerja dulu...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-4787579211501030109?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/4787579211501030109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/di-tengah-kesibukan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4787579211501030109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4787579211501030109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/di-tengah-kesibukan.html' title='DI TENGAH KESIBUKAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-1421133737990019731</id><published>2009-02-13T12:28:00.001+08:00</published><updated>2009-02-25T09:53:36.051+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyihir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='weasly'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiksi'/><title type='text'>GELANG WEASLEY (1)</title><content type='html'>Cerpen kali ini O'chan buat gara-gara mimpi aneh O'chan. O'chan sebagai penggemar Harry Potter tiba-tiba bermimpi yang ada hubungannya dengan itu. Tapi sayangnya O'chan ga ketemu Harry Potter, ngga sama sekali. Jadi sebel. :-( Tapi biarpun begitu O'chan pengen coba jadiin mimpi aneh itu cerpen. just 4 iseng. hehehe... Ok, kita mulai ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku menyibak semak-semak beluntas dan kembang sepatu untuk mengintip beberapa orang itu. Entah hal bodoh apa yang membuatku harus mengikuti Ina sampai ke tempat seperti ini. Aku maju, agar bisa melihat lebih dekat. Ina sedang bicara dengan mereka, sayangnya dengan jarak sejauh ini membuatku tidak bisa mendengar apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba pepohonan di kananku bergoyang hebat terhempas angin, beberapa daunnya sampai tercabut dan beterbangan. Angin itu juga mengacaukan rambutku yang tidak sempat kuikat. Aku terkejut melihat klebat bayangan dari arah tadi. Sebuah sapu menukik cepat dengan dua orang di atasnya. Jantungku seakan berhenti berdetak dalam sesaat. "SAPU TERBANG!!!" Aku benar-benar tidak percaya penglihatanku. Refleks saja aku mengucek mata dan melihat kembali baik-baik. Sekarang sapu itu berhenti, tapi masih melayang. Setelah dua orang di atasnya turun sapu itu otomatis menyerahkan diri ke tangan orang yang lebih besar. Kedua orang itu melengkapi mereka semua sehingga sekarang menjadi enam orang termasuk Ina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang memegang sapu membersihkan jubahnya. Ada beberapa rumput kering serta debu yang melekat. Sementara gadis kecil yang bersamanya masih memegang sebuah buku tebal warna cokelat. Dia spontan menutup hidung ketika orang yang bersamanya mengibaskan jubah. Mulut gadis kecil itu bergerak-gerak, sepertinya menggerutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mundur, mau pergi. Saat itu juga tiba-tiba gadis kecil itu menoleh ke arah tempatku bersembunyi. Bulu kudukku langsung merinding. Tatapan mata tajam, ingin tahu dan menyelidik itu seakan menembus semak, membuatku merasa terlihat. Kebekuan menyerangku secara mendadak. Aku tidak bisa bergerak sama sekali. Aku ingin lari tapi seluruh anggota badan tidak mau menurut pada perintahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil itu masih menatap ke arah sini. Pandangannya menunjukkan rasa ingin tahu yang semakin besar. Aku masih mencoba mundur tapi tak satupun anggota tubuhku yang bisa bergerak. Gadis itu melangkah pelan-pelan meninggalkan lima orang yang lain, mendekat ke arahku. Aku masih mencoba melakukan apa saja agar bisa menjauh. Tapi sama seperti tadi tubuhku mendadak seperti batu. Dia semakin dekat, seperti tahu akan mendapat tangkapan empuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhan, tolong...” doaku memelas. Aku merasa bersalah baru ingat Tuhan sekarang. Biar begitu aku belum siap ditangkap orang pake sapu terbang. Aku menutup mata pasrah sambil berkali-kali menyebut nama Tuhan dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derap langkah itu terdengar makin jelas. Suaranya berkresak seperti menginjak dedaunan kering. Jantungku seakan mau melompat keluar. Detaknya semakin kencang dan tidak teratur. Suara derap langkah itu berhenti. Apa dia sudah di depanku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HERMIONE!” teriak seseorang. Aku masih membatu. Suara derap langkah terdengar lagi. Namun kali ini suaranya semakin lemah. Aku membuka mata ketika suara itu tidak terdengar lagi. Semua orang itu masuk. Aku hanya sempat melihat jubah terakhir lalu pintu tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kehangatan menjalar ke seluruh tubuhku. Saat itu juga aku merasa normal kembali. Tubuhku sudah mengikuti apa yang aku perintahkan. Ini aneh. Cukup sudah, aku harus pergi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengambil arah kembali. Tapi ternyata tidak semudah kedatanganku. Semakin jauh aku berjalan semak-semak semakin rimbun dan semakin tinggi saja. Aku heran, rasanya tadi aku di kebun belakang Ina, kenapa sekarang berubah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seberkas cahaya di balik semak beberapa meter di depan. Setelah dekat, aku melihat sebentuk rumah. Hal ini melegakan. Langkahku semakin cepat. Api semangat kembali memompa energiku. Akhirnya aku tembus semak terakhir. Berhasil! Sejenak aku ambil nafas dalam. Udara segar langsung menyegarkan paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengalihkan pandangan ke rumah yang akhirnya kutemukan. Perasaan takut kembali menyerangku. Aku perhatikan rumah itu lebih serius. Warna catnya, Pintu rumah itu yang tepinya sudah lapuk, sepasang pelita yang menemani pintu itu, ornamen jendelanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini gila! Aku rupanya kembali ke tempat yang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berbalik ke dalam semak lagi. Kali ini aku tidak mau menikung-nikung agar tidak berputar ke arah yang sama. Setidaknya dengan berjalan lurus berarti aku pasti menjauh dari tempat itu. Jalan kali ini ternyata lebih panjang dan lebih lebat. Aku bahkan tidak tahu akan dibawa kemana. Biarlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon-pohon dan semak-semak rimbun mulai berkurang. Energiku sebenarnya hampir habis untuk berjuang menembus daerah mirip hutan hujan tropis ini. Beberapa kali aku menginjak ranting atau entah apa. Kakiku sakit gara-gara itu. Tapi sekarang hal itu sudah berkurang. Aku punya firasat akan sampai di tempat yang lebih lapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar saja, semak semakin menipis, cahaya matahari semakin terang. Aku keluar dari kegelapan dan sesak pepohonan. Keringat mengalir di punggungku dan rambutku mungkin saja dipenuhi dedaunan. Aku mendongak ke arah matahari, senang rasanya bisa bertemu dia lagi. Aku melangkah perlahan-lahan menjauhi semua pohon-pohon itu. Suara kresak daun-daun kering yang terinjak menemani siangku ini. Di depan sana ada sesuatu untuk beristirahat sejenak. Tidak jauh, tinggal beberapa langkah saja. Sebuah rumah tua dengan pintu rumah yang tepinya lapuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafasku langsung tercekat menyadari apa yang terjadi. Aku kembali ke rumah itu lagi.(bersambung)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-1421133737990019731?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/1421133737990019731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/gelang-weasly-1.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1421133737990019731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1421133737990019731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/gelang-weasly-1.html' title='GELANG WEASLEY (1)'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6155194348420064190</id><published>2009-02-11T11:19:00.004+08:00</published><updated>2009-02-11T15:02:34.632+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>SAMSARA, BERMAKNA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SZJFBp_yqtI/AAAAAAAAADk/ssACU8cYQHI/s1600-h/scan0001.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 203px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SZJFBp_yqtI/AAAAAAAAADk/ssACU8cYQHI/s320/scan0001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301375606124096210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah karya yang unik. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buku yang ditulis Pande Putu Setiawan ini unik dan nyentrik. Aku sangat menikmati lembar demi lembarnya. Di bawah ini sepenggal paragraf yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Hujan baru saja reda&lt;br /&gt;Setelah seharian bantal menjadi begitu menarik&lt;br /&gt;Udara lagi kurang bersahabat, tanya kenapa...???&lt;br /&gt;Ada banjir di kota,...berita basi... sudah biasa...&lt;br /&gt;Negara yang peduduknya tida pernah pintar,&lt;br /&gt;Padahal menghasilkan ribuan profesor, doktor, master...&lt;br /&gt;Siapa yang mesti disalahkan...???&lt;br /&gt;Pertanyaan biasa...&lt;br /&gt;Orang lain,...? Jawaban basi...&lt;br /&gt;Negara yang penduduknya selalu 'merasa' pintar...&lt;br /&gt;Hanya 'merasa...'&lt;br /&gt;Negara yang penduduknya masuh juga belum dewasa dan belum paham,...&lt;br /&gt;Padahal banyak orang-orangyang telah disucikan...&lt;br /&gt;Apa iya suci,...? Kamu tanya yang mensucikannya...&lt;br /&gt;Aku tanya Tuhan...&lt;/blockquote&gt;Gimana menurut kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman demi halaman kita dibawa menyelami kehidupan. Buku yang membuat benar-benar terhanyut. Yang pengen tahu lebih dalam tentang buku ini cek aja websitenya &lt;a href="http://www.samsarik.com"&gt;www.samsarik.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6155194348420064190?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6155194348420064190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/samsara-bermakna.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6155194348420064190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6155194348420064190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/samsara-bermakna.html' title='SAMSARA, BERMAKNA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SZJFBp_yqtI/AAAAAAAAADk/ssACU8cYQHI/s72-c/scan0001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7979081582298860983</id><published>2009-02-04T08:13:00.005+08:00</published><updated>2009-02-04T16:46:47.290+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='damai'/><title type='text'>MAHALNYA KEDAMAIAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYjvG7nGA-I/AAAAAAAAADM/beGX4wQojhw/s1600-h/dipukul.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYjvG7nGA-I/AAAAAAAAADM/beGX4wQojhw/s200/dipukul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298747863961306082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi kebrutalan massa yang menambah daftar panjang kerusuhan di Indonesia. Massa mengamuk, bahkan menewaskan Ketua DPRD mereka sendiri. Kedamaian rupanya semakin mahal di negara merah putih ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sore kemarin saya begitu shock melihat aksi massa di Sumatra Utara. Tanpa belas kasih mereka menyeret dan memukuli Aziz Angkat, Ketua DPRD mereka sendiri. Tak elak Ketua DPRD yang baru menjabat 2 bulan itu meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusuhan semacam ini membuat saya prihatin. Indonesia terkesan seperti negara anarkis, pecinta kekerasan, tidak beretika, tidak punya hukum, tidak menghormati demokrasi dan tidak menghormati negara sendiri. Betapapun salah dan jahatnya seseorang, tetap saja mereka tidak pantas diperlakukan seperti itu. Kelakuan orang-orang semacam ini lebih rendah dibanding koruptor yang sering didemo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para anggota DPRD begitu tertusuk dan marah. Beberapa di antara mereka menyebut nama Pangabean sebagai dalang atas semua kejadian itu. Melihat hal ini saya heran kenapa makin hari makin banyak orang terjebak hasutan-hasutan tidak wajar. Mungkin perekonomian yang terpuruk menjadikan orang-orang Indonesia semakin tidak punya akal sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah forum saya sempat membaca pedapat dari orang Vietnam tentang Indonesia&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mahasiswa di Makasar yang seharusnya menjadi bagian dari kaum intelektual, ternyata perilakunya lebih buruk dari politisi yang didemonya. Dengan dalih kebanggaan pada jurusan/fakultas dimana mereka belajar, mahasiswa rela beradu otot dengan dibantu seperangkat alat anarkis seperti batu, besi, pisau, dan lainnya yang mampu mencederai sampai membunuh musuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parah lagi, bangunan dan atribut kampus yang dibangun dengan uang hasil pajak masyarakat dirusak. Lalu apakah mereka pantas disubsidi ? Sementara orang kecil bekerja dengan keras untuk membayar pajak, supaya mahasiswa ini mendapat biaya yang murah seperti yang mahasiswa tuntut selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai mahasiswa, kalo anda tidak mampu untuk berpikir dan menjadi orang yang berguna lebih baik keluar sekarang juga berikan kesempatan yang mulia itu untuk orang lain yang mau dan mampu berpikir. Jika perilaku bodoh mahasiswa masih terus berlangsung maka semakin bertambah investasi yang telah kita tanamkan untuk keterpurukan bangsa ini di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat Negara Indonesia berantakan seperti sekarang ini, kenapa krisis yang tidak kunjung hilang dan bertambah hari justru bertambah buruk kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang lebih banyak menyalahkan pemerintah tidak bisa mengatur negara, tidak berpihak pada rakyat. Sementara kaum beragama mengatakan adanya kebobrokan moral yang menyebabkan Indonesia tidak punya orientasi yang jelas dan cenderung tidak berakhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul kelompok-kelompok yang berusaha menjadi Superman untuk menyelamatkan negeri ini (label yang mereka bawa) dengan cara mereka sendiri yang terkadang cenderung lebih koboy daripada negeri asal koboy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang melandasi segala peristiwa yang pada akhirnya menjerumuskan Indonesia kedalam keterpurukan yang mungkin tidak pernah selesai atau harus diselesaikan dengan kiamat yaitu KEBODOHAN Indonesia sendiri yang membawa ini semua. Buah dari benih yang telah ditanam yaitu kebodohan itu telah dipanen dan dinikmati oleh negara Indonesia ini.(DON TRUONG, HONAI VIETNAM)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlebihankah? Patut kita renungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kasus lain yang juga mencoreng nama Indonesia. Jika dengan membaca ini Anda menilai saya tidak suka segala bentuk aspirasi, Anda salah besar. Aspirasi di mata saya sebaiknya diungkapkan dengan cara-cara yang lebih terhormat. Banyak kog yang berdemo tapi tidak sampai anarkis seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian seperti ini membuat saya menyadari sesuatu. Ternyata ada satu hal yang sangat mahal harganya di negeri tercinta kita ini, yakni kedamaian. Sayang hal itu dilupakan karena tertutupi masalah ekonomi dan masalah-masalah lain yang membuat Indonesia carut-marut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7979081582298860983?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7979081582298860983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/mahalnya-kedamaian.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7979081582298860983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7979081582298860983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/02/mahalnya-kedamaian.html' title='MAHALNYA KEDAMAIAN'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYjvG7nGA-I/AAAAAAAAADM/beGX4wQojhw/s72-c/dipukul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-4861676268206036569</id><published>2009-01-29T15:41:00.008+08:00</published><updated>2009-02-11T10:38:31.411+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>APA YANG BISA AKU LAKUKAN UNTUK NEGERIKU</title><content type='html'>Menghadapi carut-marutnya Indonesia, banyak teori-teori dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari teori-teori para petinggi sampai rakyat biasa. Dimana-mana rakyat menyalahkan pemerintah yang korup, keputusan-keputusan yang tidak membuat Indonesia lebih baik, serta ketidakmampuan pemerintah untuk melenyapkan segala kesulitan yang mereka alami. Ada juga pihak lain yang menyalahkan moral dan sikap warga negara Indonesia sendiri. Terakhir yang saya dengar ada yang menyalahkan gaya hidup orang Indonesia yang tidak disiplin termasuk para penjaga keamanan dan yang membuat peraturan. Mungkin saja anda sudah mendengar teori yang lain. Jika dengan menyalahkan orang lain seperti itu Indonesia bisa bangkit tentu seharusnya Indonesia sudah tidak terpuruk begini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya sering sekali mendengar obrolan semacam ini di kalangan politikus warung kopi. Pemerintah korup dan tidak peduli rakyat selalu jadi bahan diskusi yang tak ada habis-habisnya. Apalagi tentang praktek-praktek KKN di sekitar kami, tentang sogokan jadi PNS atau hubungan saudara yang sangat menguntungkan. Ada juga topik lain yang sempat jadi headline news, yaitu tentang kebudayaan Indonesia yang banyak dipatenkan pihak asing. Obrolan mereka sudah nyaris menyamai omongan para pengamat budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu setelah itu saya melihat mereka lagi di sebuah distro. Dengan langkah super pede mereka memamerkan baju bermerk import. Bagus dan mahal memang, cukup untuk mendongkrak prestise di kalangan orang Indonesia yang memuja merk luar negeri. Tanpa mereka sadar bahwa produksi dalam negeri digerogoti dan dijajah akibat ulah mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lingkungan yang lebih luas keadaannya tak jauh beda. Demo para mahasiswa dalam rangka menentang pihak-pihak yang sudah mencuri kebudayaan Indonesia patut diancungi jempol. Keberanian mereka pastilah sudah menyentuh orang-orang berwenang. Di sisi lain, banyak dari kita mungkin sudah tidak tertarik lagi dengan kesenian daerah. Kita lebih sering mengundang seksi dancer ketimbang tarian daerah sendiri. Belum lagi lidah orang Indonesia yang sekarang semakin menyamai lidah bule. Kebanyakan lebih doyan menyantap Pizza, Humburger, Spaghetti, dan sejenisnya. Makanan semacam gudeg, rendang, semur, dan lainnya mungkin sudah ketinggalan jaman. Jadi seandainya kita tidak peduli pada kekayaan kita sendiri lalu ada yang memungutnya apakah si pemungut harus salah seratus persen? Seharunya kita sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kita bisa menjaga Indonesia dengan sederhana. Dengan belajar mencintai Indonesia dan belajar lebih menghargai produk Indonesia akan sangat bermakna. Apalagi jika kita belajar untuk tidak saling menyalahkan namun selalu berusaha memperbaiki diri sendiri. Sedikit perbuatan sesungguhnya jauh lebih berharga dari segudang omongan. Mungkin kalimat ”Apa yang bisa Aku lakukan untuk negeriku” akan lebih terasa manfaatnya dibandingkan kalimat ”Mereka harus bisa melakukan sesuatu untuk negeri ini.” &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-4861676268206036569?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/4861676268206036569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/apa-yang-bisa-aku-lakukan-untuk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4861676268206036569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/4861676268206036569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/apa-yang-bisa-aku-lakukan-untuk.html' title='APA YANG BISA AKU LAKUKAN UNTUK NEGERIKU'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-9156199730399586602</id><published>2009-01-21T14:53:00.013+08:00</published><updated>2009-01-29T10:33:13.812+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesenian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kerajinan'/><title type='text'>MILIK INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYD8-Tm6scI/AAAAAAAAACs/0RNhFiFF9pE/s1600-h/24012009152.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYD8-Tm6scI/AAAAAAAAACs/0RNhFiFF9pE/s320/24012009152.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296511309133296066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebulan yang lalu aku dikejutkan oleh kekesalan sepupuku, "Tik, tau ngga, jepit rambut bunga jepun (kamboja) yang di Sukawati itu dijual di Singapura dan dibilang produk dari Hawai! Aku bilang jepit rambut itu dari Bali. Tapi ga da yang percaya. Dasar negara-negara tukang contek!" Tak elak kata-kata itu bikin aku panas. Batik, Reog Ponorogo, Perak Bali, dan mungkin jepit rambut bunga jepun itu menunggu diakui negara lain. Apa lagi yang mau dirampok dari negara yang hampir bangkrut ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun terakhir Indonesia semakin banyak menghadapi masalah. Mulai dari bencana alam yang silih berganti, sampai kekacauan ekonomi yang semakin kusut saja. Dari luar Indonesia menghadapi masalah-masalah penyiksaan TKI. Satu masalah lagi yang datang dari luar negeri yakni pernyataan Negara lain yang mengakui kebudayaan Indonesia sebagai hak miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun kemarin banyak kebudayaan Indonesia yang berusaha dipatenkan negara lain,  sebut saja Batik, Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayange,dan 800 motif Perak Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan yang lalu aku kembali dikejutkan oleh sepupu yang baru pulang dari Singapura. Sebelum datang dari negeri seberang, saudaraku ini adalah orang yang benar-benar kecewa pada Indonesia. Dia juga sangat bangga sempat keluar dari negara yang memuakkan ini dan berhasil menginjakkan kaki di negeri orang. Tapi kali ini dia bicara dengan serius, “Tik, sebenarnya Indonesia itu negeri yang kaya dan orang-orangnya kreatif.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudnya?” tanyaku setengah heran. Kejeduk apa orang ini di Singapura, jangan-jangan dia sempat kecelakaan di situ makanya fungsi otaknya jadi tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh tahu ngga, jepit rambut bunga jepun (kamboja) yang di Sukawati itu dijual di Singapura dan dibilang produk dari Hawai! Aku bilang jepit rambut itu dari Bali. Tapi ga da yang percaya. Dasar negara-negara tukang contek!" tak elak, aku kesal dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang bisa aku balas, aku terdiam, cuma memperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka itu ngga punya apa-apa. Air aja mesti beli. Beda sama orang-orang kita, bisa bikin macem-macem. Sampah laut aja bisa dijadiin barang seni. Indonesia itu kaya. Makanya banyak negara yang pengen mencuri apa-apa yang kita punya.” Katanya berpidato dan sangat ekspresif. Mirip pengamat budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih tidak membalas. Jauh di lubuk hati sebenarnya aku bukan cuma kesal pada negara-negara yang berusaha merampok apa yang Indonesia punya. Aku lebih kecewa pada Indonesia sendiri. Hanya sedikit orang yang benar-benar peduli pada kekayaan budaya Indonesia. Bagian yang lebih banyak adalah orang-orang yang benar-benar tidak peduli, acuh tak acuh, bahkan cenderung merusak. Mereka bahkan sengaja mengotori , mencorat-coret dan berlaku tidak senonoh pada peninggalan sejarah Indonesia. Sisanya, golongan ketiga adalah orang-orang yang kurang peduli pada kekayaan Indonesia tapi baru berkoar-koar setelah ada yang merebutnya. Ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin berada di golongan ketiga. Aku kurang care dengan yang namanya budaya dan tetek bengeknya. Tapi kekesalanku langsung memuncak begitu mendengar orang lain mengakui itu budaya bangsanya. Kalau terus-terusan bersikap begini, kita bakal selalu selangkah di belakang para pencuri ide. Apa ada yang merasa senasib?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada, marilah kita sama-sama menebus dosa. Tapi kalau ada yang tidak merasa berdosa, bantulah kami menebus dosa. Budaya Indonesia milik kita bersama. Keunikan itu juga yang membuat negara lain kagum pada negara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jepit rambut itu salah satu yang aku harapkan tetap menjadi milik Indonesia. Dengan observasi singkat, aku menemukan salah satu pengrajinnya di daerah Kuta, Bali. Mungkin sebenarnya masih banyak pengrajin lain yang membuatnya, bisa kita lihat dari ragam bentuk, motif dan bahan yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah yang mau menambahkan kerajinan lain milik Indonesia? Ayo bantu Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-9156199730399586602?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/9156199730399586602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/milik-indonesia.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/9156199730399586602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/9156199730399586602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/milik-indonesia.html' title='MILIK INDONESIA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYD8-Tm6scI/AAAAAAAAACs/0RNhFiFF9pE/s72-c/24012009152.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-7986181209443970506</id><published>2009-01-16T10:52:00.008+08:00</published><updated>2009-01-29T15:10:52.480+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memberi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>KEPUTUSANKU (lanjutan)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFWZPwZ5QI/AAAAAAAAAC8/HO4Jb3EUwL0/s1600-h/writing.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 149px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFWZPwZ5QI/AAAAAAAAAC8/HO4Jb3EUwL0/s200/writing.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296609628490687746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Terkadang kita dihadapkan pada pilihan&lt;br /&gt;Kata orang, pilihlah dengan hati nurani&lt;br /&gt;Kataku, pilihlah dengan hati dan pikiranmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan disanderanya semua karya ciptaku yang berharga (seenggaknya untukku) aku terpaksa memeras otak untuk mendapatkannya kembali. Bermacam-macam tak-tik bermunculan di kepalaku, mulai dari mengacak-acak kamar ibuku untuk membebaskan mereka, memelas-melas agar ibu mengembalikannya, sampai menghasut adikku untuk mencari tahu dimana benda itu disimpan. Tapi apa dayaku, semuanya gagal. Keputusan ibuku seperti karang yang tak dapat diruntuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dua hari berlalu dan aku tidak mendapatkan tanda-tanda apa yang aku cari. Aku tiduran di kamar sambil memandang langit-langit berwarna putih. Sejak kehilangan mereka semua aku juga kehilangan mood untuk menulis, apalagi belajar. Aku memutar badan menghadap tembok sambil meraih bantal untuk dipeluk. Saat itulah ada seseorang membuka kamar tidurku. Aku tidak melirik, pura-pura tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"An, ayah tahu kamu sedang tidak tidur." kata seseorang lembut. Aku berbalik. Ayah duduk di sampingku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa yah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lagi berantem apa sama ibumu? Kelihatannya akhir-akhir ini tampang Ibumu kusut terus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hah... males yah." kataku sambil menghadap tembok lagi. "Ibu ngga suka aku nulis. Kemarin ulangan fisikaku dapet empat. Itu dijadiin alasan buat ngambil semua cerpenku. Kesel!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah..." kata ayah sambil membelai rambutku. "Ibu cuma pengen kamu rajin belajar. Itu aja kok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi jangan gitu caranya dong. Setiap orang punya hak azasi buat melakukan apa yang disukai. Anita suka nulis. Lagian temen-temen di sekolah banyak yang suka cerpenku kog Yah. Apa salahnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi nilaimu terganggu karena itu." jawabnya. Aku menoleh. Ayah berhenti membelai rambutku. "Ibumu itu dulu susah payah biar bisa masuk sekolah. Dia membiayai sendiri sekolahnya, nyari beasiswa sekaligus kerja sambilan. Sekolah itu kesempatanmu saat ini dan kamu cuma bisa belajar sekarang. Makanya ibumu sangat kesal kalau kau tidak serius dengan sekolahmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AKU SERIUS!!" sahutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi sikapmu itu sikap orang yang tidak serius. Setiap hari melamun dan menulis saja, lupa dengan pelajaranmu di sekolah. Ibumu kecewa sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam, tak punya pembelaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau harus belajar mana yang penting dan mana yang bukan. Jangan sia-siakan usaha kami, terutama ibumu. Hentikan dulu kegiatan-kegiatan yang tidak perlu. Perbaiki nilaimu dulu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pikirkanlah itu. Sekolahmu itu masa depanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah beranjak, meninggalkan kamar. Sedang aku masih terdiam, memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai rajin belajar lagi. Aku tidak menggerutu ataupun mengeluhkan apapun lagi. Termasuk soal cerpenku yang disita. Setiap pagi kerjaku cuma bangun tidur, mandi, belajar sebentar, bersiap ke sekolah, masuk sekolah, pulang, makan, les, bikin PR, belajar, tidur. Semua orang rumah heran, aku juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku mulai mengantuk.  Suara ribut televisi sudah tidak terdengar.  Kulirik jam weker di meja, jam sepuluh malam. Pantas saja. Buku-buku di meja langsung kurapikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derit pintu memecah kesunyian kamar. Aku menoleh kaget. Ternyata ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belom tidur." tanyanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baru mau tidur. Kenapa? Tumben-tumbenan ibu inget aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emangnya ibu ngga boleh nanyain anaknya?" ucapnya tersinggung. Dia meletakkan setumpuk kertas di atas mejaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kaget. Coretan-coretan dalam kertas itu amat kukenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu lihat kau sudah rajin belajar sekarang. jadi ibu kembalikan. Awas aja kalau melamun seperti kemarin lagi." katanya angkuh. Ibu berbalik dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu bagaimana mengutarakan yang aku rasakan sekarang. Aku ambil semua kertas itu. Aku rindu coretan-coretan jelek tanganku itu. Coretan-coretan mirip ceker ayam itu aku pandangi sesaat. Di waktu lain aku segera membuka lemari dan mencari-cari kotak yang aku sembunyikan tepat di sudut. Di sana aku simpan semua coretan baru setelah yang lama menghilang. Dan kini mereka berteriak-teriak melihat seniornya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ibu ingin aku jadi anak jenius akademik, namun aku tidak akan bisa melupakan kecintaanku menulis. Rasa bahagia ketika menuliskan kata demi kata meresap begitu dalam. Dan tidak akan kutinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-7986181209443970506?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/7986181209443970506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/keputusanku-lanjutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7986181209443970506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/7986181209443970506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/keputusanku-lanjutan.html' title='KEPUTUSANKU (lanjutan)'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFWZPwZ5QI/AAAAAAAAAC8/HO4Jb3EUwL0/s72-c/writing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-318121220771749153</id><published>2009-01-14T08:40:00.009+08:00</published><updated>2009-01-29T15:09:12.561+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personality'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memberi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>KEPUTUSANKU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFVvEnyq5I/AAAAAAAAAC0/ENX8qurkkus/s1600-h/writing-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFVvEnyq5I/AAAAAAAAAC0/ENX8qurkkus/s320/writing-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296608903947266962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebenarnya tidak ada yang berhak mengatur hidup kita, siapapun itu. &lt;br /&gt;Sebenarnya tidak ada yang pantas disalahkan atas kegagalan kita selain diri sendiri.&lt;br /&gt;Semua yang kita jalani adalah pilihan kita sendiri, sekalipun diarahkan orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah mengerti kenapa banyak orang yang ingin mengatur hidupku. Ingin aku beginilah, begitulah, ga boleh beginilah, ga boleh begitulah. Tapi kasihan mereka, pribadi sebagai orang koleris membuatku terlalu keras kepala. Tak ada satu katapun yang bisa menaklukkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk apa menulis cerita tidak berguna seperti ini!!!" kata seorang wanita. Aku hanya diam, masih asyik dengan pekerjaanku. Wajah wanita itu berubah kecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"An, kalau kerjaanmu cuma bikin cerita-cerita itu saja, kapan belajarnya?" keluhnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mama cerewet banget sih. Suka-suka aku dong. Tenang aja, nilai Anita ngga bakalan jelek kog. Mama liat aja nanti." sahutku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali ucapanku kemarin tidak terbukti. Ada angka empat besar untuk ulangan fisikaku. Aku menarik nafas kecewa yang sangat dalam. Bagaimana ini, aku ngga kebayang dapat hasil yang terlalu memuaskan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah aku hanya diam. Aib nilai empat ini aku sembunyikan rapat-rapat agar tidak ada yang melihatnya. setelah semuanya beres aku bisa tersenyum lagi. oh indahnya dunia... Dengan perasaan seratus persen aman aku tinggalkan benda itu di tempat persembunyiannya sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Aku bermain dengan tenang, bersepeda dengan santai, bergurau dengan antusias. Karena luasnya kebun di belakang rumah, aku bisa melakukan apa saja seleluasa mungkin. Kalau sudah sampai di sini kicauan burung dan sejuknya rumput membuatku lupa segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu tidak berlangsung lama. Dalam selang waktu yang tidak aku sadari tiba-tiba ibu tergopoh-gopoh ke arahku. Wajahnya cemberut, agak memerah. Matanya tajam, seperti mau memanah. Aku masih santai mengayuh sepeda, berputar-putar di sekeliling pohon pinus. Adikku yang sejak tadi bersamaku entah kenapa tiba-tiba menghilang. Tapi itu tidak menyurutkan keinginanku untuk tetap berputar-putar selayaknya sepeda putar. Aku baru berhenti ketika ibu berdiri di hadapanku sambil mengibarkan hasil ulanganku yang bertuliskan angka empat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu sudah bilang, beginilah akibatnya kalau kamu kebanyakan menghayal dan nulis cerpen. Kamu pikir itu semua bagus. Kamu harus jadi orang dulu, BELAJAR YANG RAJIN!" bentaknya. Wajah ibu semerah kepiting rebus, matanya menatap garang tepat ke dalam kedua pupil mataku. Aku hanya diam. Malas mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"JANGAN DIAM AJA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya,,, maaf bu, Anita akan berusaha lagi." kataku memelas. Dalam hati," Sialan, darimana dia tahu tempat aku menyembunyikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Maaf!!! Sejak kamu sering menghayal dan nulis aneh-aneh kamu ngga pernah konsentrasi belajar. Kerjamu ibu lihat cuma bikin cerita-cerita ngga berguna. Sekarang begini hasilnya. Apa ini! Belum pernah kamu dapat nilai separah ini!" omel ibi sambil menunjuk-nunjuk kertas ulanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya diam, pura-pura mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pokoknya kau harus perbaiki ini! Kalau engga, ibu bakar semua cerita-cerita ngga bergunamu itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku kaget. Ini ancaman besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu sudah ambil semua ceritamu, kalau minggu depan kamu ngga berubah, akan ibu bakar semuanya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya bu. Anita menyesal.." sahutku segera. Gimana engga, dia menyandera semua hartaku yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ingat, ibu mau lihat hasil ulanganmu minggu depan!" ancamnya. Dia langsung pergi, meninggalkanku sendirian dengan perasaan hancur. Karya-karyaku yang berharga, sungguh kasihan mereka. (bersambung)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-318121220771749153?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/318121220771749153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/keputusanku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/318121220771749153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/318121220771749153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/keputusanku.html' title='KEPUTUSANKU'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TPioCpgVb2I/SYFVvEnyq5I/AAAAAAAAAC0/ENX8qurkkus/s72-c/writing-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-8086923538792276264</id><published>2009-01-13T13:02:00.001+08:00</published><updated>2009-01-23T08:36:03.932+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketawa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='humor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaysia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lucu'/><title type='text'>BAHASA INDONESIA VS MALAYSIA</title><content type='html'>INDONESIA: rumah sakit bersalin&lt;br /&gt;MALAYSIA: hospital korban lelaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah, kita berbahasa Indonesia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Kementerian Agama&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Angkatan Darat&lt;br /&gt;MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Angkatan Laut&lt;br /&gt;MALAYSIA : Angkatan Basah Kuyup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Angkatan Udara&lt;br /&gt;MALAYSIA : Laskar Angin-Angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pasukan bubar jalan !!!&lt;br /&gt;MALAYSIA : Pasukan cerai berai !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Merayap&lt;br /&gt;MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Purnawirawan militer&lt;br /&gt;MALAYSIA : Pasukan tak berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;update 30-05-08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA:rumah sakit bersalin&lt;br /&gt;MALAYSIA: hospital korban lelaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : menteri kehutanan&lt;br /&gt;MALAYSIA:menteri semak belukar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : telepon selular&lt;br /&gt;MALAYSIA: talipon bimbit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: toilet&lt;br /&gt;MALAYSIA:bilik termenung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pasukan terjung payung&lt;br /&gt;MALAYSIA : Aska begayut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: ES Campur&lt;br /&gt;MALAYSIA: ABC(Air Batu Campur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : belok kiri, belok kanan&lt;br /&gt;MALINGSIA : pusing kiri, pusing kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : buldozer&lt;br /&gt;MALINGSIA : setrika bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : penghapus&lt;br /&gt;MALINGSIA : pemadam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Departemen Pertanian&lt;br /&gt;MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : sendok&lt;br /&gt;MALAYSIA : centong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : centong&lt;br /&gt;MALAYSIA : sendok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh&lt;br /&gt;MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: gratis ngobrol 30menit&lt;br /&gt;MALINGSIA: percuma berbual 30minit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: tidak bisa&lt;br /&gt;MALINGSIA: tak boleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: ok lah, gw mo tidur dulu&lt;br /&gt;MALINGSIA: k larr, aku nak tido&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: WC&lt;br /&gt;MALINGSIA: tandas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Biji P*l*r&lt;br /&gt;MALAYSIA : Buah manggut2 geleng2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA :Nyep*nk&lt;br /&gt;MALAYSIA : Teguk kelamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : anak kecil&lt;br /&gt;MALAYSIA : budak cilik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: Satpam&lt;br /&gt;MALAYSIA: Penunggu Maling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Mil/per-jam (MPH)&lt;br /&gt;MALAYSIA : Batu-sejam (Bsj) Ni bangsa masih jaman Batu ternyata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Polisi&lt;br /&gt;MALAYSIA : Pak Rela (bukannya polis bro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: Aduk&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kacau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : PANTAT&lt;br /&gt;MALAYSIA : M*M*K/V*G**A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: Di aduk hingga merata&lt;br /&gt;MALAYSIA : kacaukan tuk datar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: anak kecil lagi kejar-kejaran&lt;br /&gt;MALAYSIA : tak boleh kau memburu dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : 7 putaran&lt;br /&gt;MALAYSIA : 7 pusingan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Imut-imut&lt;br /&gt;MALAYSIA : Comel benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : pejabat negara&lt;br /&gt;MALAYSIA : kaki tangan negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA :bertengkar&lt;br /&gt;MALAYSIA:bertumbuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : pemerkosaan&lt;br /&gt;MALAYSIA : perogolan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pencopet&lt;br /&gt;MALAYSIA : Penyeluk Saku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: joystick&lt;br /&gt;MALAYSIA: batang senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Tidur siang&lt;br /&gt;MALAYSIA: Petang telentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : ONA*N*&lt;br /&gt;MALAYSIA : Tarik - Dorong Kelamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: cuci mobil&lt;br /&gt;MALAYSIA: cuci kereta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: lemari es&lt;br /&gt;MALAYSIA: petidingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Air Hangat&lt;br /&gt;MALINGSIA : Air Suam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Ikan Teri&lt;br /&gt;MALINGSIA : Ikan Bilis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Terasi&lt;br /&gt;MALINGSIA : Belacan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Tahun Lalu&lt;br /&gt;MALINGSIA : Tahun Lepas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pengacara&lt;br /&gt;MALAYSIA : Penguam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Sepatu&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kasut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Ban&lt;br /&gt;MALAYSIA : Tayar (diambil dari cara baca tulisan Tyre dalam english)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : remote&lt;br /&gt;MALAYSIA : kawalan jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : kulkas&lt;br /&gt;MALAYSIA : peti sejuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : chatting&lt;br /&gt;MALAYSIA :bilik berbual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : selang air&lt;br /&gt;MALAYSIA :karet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : rusak&lt;br /&gt;MALAYSIA :tak sihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : rusak&lt;br /&gt;MALAYSIA :bomba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : sabuk pengaman di pesawat&lt;br /&gt;MALAYSIA :tali keledar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : keliling kota&lt;br /&gt;MALAYSIA : pusing pusing ke bandar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA: aqua= air mineral&lt;br /&gt;MALAYSIA: aqua= perek (beneran gak ya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Tank&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kereta kebal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Jalan-jalan&lt;br /&gt;MALAYSIA : Makan angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Helm&lt;br /&gt;MALAYSIA : Topi Keledar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Kedatangan&lt;br /&gt;MALAYSIA : ketibaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : bersenang-senang&lt;br /&gt;MALAYSIA : berseronok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Penjudi&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kaki Judi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pemabuk&lt;br /&gt;MALAYSIA : Kaki Botol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : bioskop&lt;br /&gt;MALAYSIA : panggung wayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA :rumah sakit jiwa&lt;br /&gt;MALAYSIA :gubuk gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : dokter ahli jiwa&lt;br /&gt;MALAYSIA : DoKter gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : narkoba&lt;br /&gt;MALAYSIA : dadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Pintu darurat&lt;br /&gt;MALAYSIA : Pintu kecemasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA : Hantu Pocong&lt;br /&gt;MALAYSIA : hantu Bungkus&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Thank you for your kind attention and cooperation.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;by: Oki Satya Bakti &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-8086923538792276264?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/8086923538792276264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/bahasa-indonesia-vs-malaysia.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8086923538792276264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8086923538792276264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/bahasa-indonesia-vs-malaysia.html' title='BAHASA INDONESIA VS MALAYSIA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-6980392215641920504</id><published>2009-01-13T12:57:00.000+08:00</published><updated>2009-01-13T12:59:42.674+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personality'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>KUIS BUAT CEK SIFAT ASLI KITA</title><content type='html'>Mau tau sifat asli kita? Cobain deh kuis yang satu ini. Kuisnya agak sedikit butuh Kerajinan, ambil bolpen catet nama binatangnya dan no.urut untuk hasil terakhir. Kayaknya hasilnya nggak jauh banget dech dari sifat kita... Selamat mencoba .&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Bentar lagi mau kiamat nih. Kalo kamu bisa nyelametin satu jenis binatang, binatang manakah yang beruntung?&lt;br /&gt;a. Kelinci&lt;br /&gt;b. Domba&lt;br /&gt;c. Rusa&lt;br /&gt;d. Kuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kamu lagi maen ke Afrika, eh trus dipaksa bawa binatang pulang buat souvenir. Kamu akan pilih?&lt;br /&gt;a. Monyet&lt;br /&gt;b. Singa&lt;br /&gt;c. Ular&lt;br /&gt;d. Jerapah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ceritanya kamu dikutuk sama Tuhan jadi binatang. Kamu milih Jadi apa?&lt;br /&gt;a. Anjing&lt;br /&gt;b. Kucing&lt;br /&gt;c. Kuda&lt;br /&gt;d. Ular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika kamu diberi kekuatan untuk memusnahkan suatu spesies, spesies mana yang akan jadi korban?&lt;br /&gt;a. Singa&lt;br /&gt;b. Ular&lt;br /&gt;c. Buaya&lt;br /&gt;d. Hiu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Suatu hari, kamu nemu binatang yang bisa bicara. Kamu berharap binatang itu adalah?&lt;br /&gt;a. Domba&lt;br /&gt;b.. Kuda&lt;br /&gt;c. Kelinci&lt;br /&gt;d. Burung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalo kamu ada di pulau terpencil dan cuman bisa punya 1 teman, pilih yg mana?&lt;br /&gt;a. Manusia juga&lt;br /&gt;b. Babi&lt;br /&gt;c. Sapi&lt;br /&gt;d. Burung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Andaikan kamu bisa bikin binatang buas jadi jinak, kamu akan pelihara?&lt;br /&gt;a. Dinosaurus&lt;br /&gt;b. Harimau putih&lt;br /&gt;c. Beruang kutub&lt;br /&gt;d. Leopard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kalo kamu bisa jadi binatang selama 5 menit, mau jadi yang mana?&lt;br /&gt;a. Singa&lt;br /&gt;b. Kucing&lt;br /&gt;c. Kuda&lt;br /&gt;d. Merpati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWABANNYA :&lt;br /&gt;1. Pada dasarnya kamu tertarik dengan orang yang...&lt;br /&gt;a. KELINCI - orang yang susah ditebak, contoh: keliatannya cuek banget padahal aslinya super perhatian&lt;br /&gt;b. DOMBA - patuh..dan ramah... (bulunya putih ya?? hehehheh)&lt;br /&gt;c. RUSA - elegan dan sopan&lt;br /&gt;d. KUDA - mereka yang tidak terkekang dan bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dalam masa pendekatan, cara pendekatan yang paling bisa bikin Kamu jatuh hati...&lt;br /&gt;a. MONYET - kreatif, ngga pernah bikin ! kamu bosen&lt;br /&gt;b. SINGA - to the point, langsung nyatain tanpa spik yang bebelit&lt;br /&gt;c. ULAR - ulur... tarik... ulur lagi... tarik lagi..., layangaaaan kali&lt;br /&gt;d. JERAPAH - sabar... tapi never give up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesan yang pengen kamu kasih liat ke pacar kamu, bahwa kamu adalah orang yang...&lt;br /&gt;a. ANJING - setia dan bisa dipercaya&lt;br /&gt;b. KUCING - gaya&lt;br /&gt;c.. KUDA - optimis&lt;br /&gt;d. ULAR - fleksibel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Situasi yang paling kamu benci, yang bisa jadi masalah dalam hubungan kamu...&lt;br /&gt;a. SINGA - kesombongan pacar kamu dan sikapnya yang sok diktator&lt;br /&gt;b. ULAR - emosional, moodmood-an, sehingga kamu ngga tau lagi musti gimana buat nyenengin dia&lt;br /&gt;c. BUAYA - sadis (jangan diartikan secara fisik yah), berhati dingin, trus suka ngejek&lt;br /&gt;d. HIU - insecure (apa yah bahasa indonya yang pas, ketidakamanan? ketidakstabilan? ketidakpastian? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hubungan yang pengen kamu jalanin dengan pacar kamu...&lt;br /&gt;a. DOMBA - walaupun ngga ngomong tapi kalian saling tau isi hati masing2, dengan kata lain kalian tuh&lt;br /&gt;communicate by hearts&lt;br /&gt;b. KUDA - saling terbuka, kebebasan mengungkapkan pendapat, ngga ada rahasia-rahasiaan&lt;br /&gt;c. KELINCI - hubungan yang bisa bikin kamu selalu merasa nyaman dan saling mencintai&lt;br /&gt;d. BURUNG - hubungan jangka panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tentang perzinahan.. .&lt;br /&gt;a. MANUSIA - kamu perduli dengan lingkungan dan moral, jadi kamu nggak akan macem-macem kalo nanti udah nikah (amieenn).&lt;br /&gt;b. BABI - walaaahhh!! Kamu nggak bisa nahan godaan nih...&lt;br /&gt;c. SAPI - sebisa mungkin sih kamu berusaha untuk tidak melakukannya&lt;br /&gt;d. BURUNG - tidak stabil. Sebenernya kamu bukan orang yang cocok menikah dan membuat sebuah komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pernikahan buat kamu ...&lt;br /&gt;a. DINOSAURUS - sedikit pesimis, kamu ngerasa sekarang ini udah ngga ada tuh yang namanya happy marriage.&lt;br /&gt;b. HARIMAU PUTIH - buat kamu pernikahan adalah sesuatu yang berharga dan setelah kamu m! arried kamu&lt;br /&gt;bakalan ngejaga banget&lt;br /&gt;c. BERUANG KUTUB - kamu takut akan pernikahan&lt;br /&gt;d. LEOPARD - kamu pengen banget nikah, tapi sebenernya kamu juga nggayakin betul apa sih pernikahan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Saat ini, kamu menganggap cinta adalah...&lt;br /&gt;a. SINGA - kamu selalu haus akan cinta. Tapi bukan berarti mudah jatuh cinta, tapi selalu ingin dicintai.&lt;br /&gt;b. KUCING - kamu sedikit egois. Kamu melihat cinta sebagai sesuatu yang mudah didapat dan dibuang&lt;br /&gt;kapanpun kamu mau.&lt;br /&gt;c. KUDA - kamu engga mau dikekang oleh hubungan yang terlalu serius. Kamu masih pengen juga "gebet sana gebet sini"&lt;br /&gt;d. MERPATI - cinta buat kamu adalah sebuah komitmen yang dilakukan oleh kedua pihak. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-6980392215641920504?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/6980392215641920504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/kuis-buat-cek-sifat-asli-kita.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6980392215641920504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/6980392215641920504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/kuis-buat-cek-sifat-asli-kita.html' title='KUIS BUAT CEK SIFAT ASLI KITA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-1925110523665517015</id><published>2009-01-13T12:45:00.000+08:00</published><updated>2009-01-13T12:47:06.206+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengorbanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memberi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>"7% [TUJUH PERSEN]"</title><content type='html'>Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat NERAKA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan mem forward cerita ini . Bila anda termasuk sisa 7% yang akan mem forward nya, lakukanlah dengan memberi judul 7% pada title nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya termasuk yang 7% tadi, ingatlah saya akan selalu ada untuk berbagi sendok dengan anda!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-1925110523665517015?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/1925110523665517015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/7-tujuh-persen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1925110523665517015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/1925110523665517015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/7-tujuh-persen.html' title='&quot;7% [TUJUH PERSEN]&quot;'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-8741285976294048774</id><published>2009-01-09T11:32:00.000+08:00</published><updated>2009-01-09T11:59:58.129+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>KISAH CINTA DARI CINA</title><content type='html'>Kalo ngga sempet baca di sini bisa download filenya dan baca di rumah.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3138318/KISAHCINTADARICINA.pdf.html" target="_blank"&gt; Download Kisah Cinta Dari Cina &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia. Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya. 50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin .....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua.....Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan is berulang-kali bertanya,"Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab, "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku sampai akan meninggal, sekarang kau telah mendahuluikun, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-8741285976294048774?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/8741285976294048774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/kisah-cinta-dari-cina.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8741285976294048774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/8741285976294048774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/kisah-cinta-dari-cina.html' title='KISAH CINTA DARI CINA'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-3229285502322559576</id><published>2009-01-09T11:09:00.000+08:00</published><updated>2009-01-09T11:55:26.172+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='love'/><title type='text'>DUA ORANG BAIK KENAPA TIDAK BAHAGIA?</title><content type='html'>Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak&lt;br /&gt;berakhir bahagia. Apa yang salah? Apa ini yang anda alami?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada bacaan santai...semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil,&lt;br /&gt;saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan&lt;br /&gt;keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur&lt;br /&gt;yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik,&lt;br /&gt;pagi hari hanya bisa makan bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk&lt;br /&gt;anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa&lt;br /&gt;pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru&lt;br /&gt;tidak akan lapar seharian di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sore, ibu selalu membungkukkan badan menyikat&lt;br /&gt;panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan&lt;br /&gt;cermin, tidak ada noda sedikikt pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai,&lt;br /&gt;mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak&lt;br /&gt;lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain,&lt;br /&gt;tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki&lt;br /&gt;telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja&lt;br /&gt;ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan,&lt;br /&gt;tidak memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung&lt;br /&gt;jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius&lt;br /&gt;dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat&lt;br /&gt;waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal&lt;br /&gt;sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat&lt;br /&gt;anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung&lt;br /&gt;jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam&lt;br /&gt;pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku&lt;br /&gt;kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata&lt;br /&gt;anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami,&lt;br /&gt;melindungi kami dan mendidik kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang&lt;br /&gt;pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya,&lt;br /&gt;kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara&lt;br /&gt;diam diam di sudut halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan&lt;br /&gt;aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam&lt;br /&gt;perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar&lt;br /&gt;ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu,&lt;br /&gt;sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka&lt;br /&gt;layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia,&lt;br /&gt;kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan,&lt;br /&gt;sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku&lt;br /&gt;bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik&lt;br /&gt;mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang dianggap benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia&lt;br /&gt;perkawinan, dan secara perlahan -lahan saya pun&lt;br /&gt;mengetahui akan jawaban ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu,&lt;br /&gt;berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan&lt;br /&gt;membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha&lt;br /&gt;memelihara perkawinan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku&lt;br /&gt;sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan&lt;br /&gt;tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai&lt;br /&gt;lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk&lt;br /&gt;membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku,&lt;br /&gt;temani aku sejenak mendengar alunan musik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak&lt;br /&gt;melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di&lt;br /&gt;pel ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung,&lt;br /&gt;kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam&lt;br /&gt;perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata&lt;br /&gt;begitu sama ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah&lt;br /&gt;dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan&lt;br /&gt;dalam perkawinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Yang kamu inginkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang&lt;br /&gt;suamiku, dan teringat akan ayah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan&lt;br /&gt;dalam perkawinannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada&lt;br /&gt;menemaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah&lt;br /&gt;cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi&lt;br /&gt;ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang&lt;br /&gt;menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha&lt;br /&gt;mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah&lt;br /&gt;mengerjakan urusan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha&lt;br /&gt;mencintai suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya&lt;br /&gt;sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita,&lt;br /&gt;dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan&lt;br /&gt;perkawinan yang bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan&lt;br /&gt;(pilihan) yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di&lt;br /&gt;sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari&lt;br /&gt;kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai&lt;br /&gt;seperti menatapi nasib ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik,&lt;br /&gt;rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya&lt;br /&gt;carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa&lt;br /&gt;menemaniku! ujar suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang&lt;br /&gt;memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu..dan saya&lt;br /&gt;mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang&lt;br /&gt;dibutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling&lt;br /&gt;kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan,&lt;br /&gt;hasilnya benar-benar membuat saya terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan&lt;br /&gt;baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak&lt;br /&gt;melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara&lt;br /&gt;masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya&lt;br /&gt;cara pihak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan&lt;br /&gt;suami, dan meletakkanya di atas meja buku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan&lt;br /&gt;sebuah daftar kebutuhanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas,&lt;br /&gt;seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua&lt;br /&gt;mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap&lt;br /&gt;pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga&lt;br /&gt;yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan&lt;br /&gt;memberi komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya&lt;br /&gt;usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak&lt;br /&gt;seperti orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali&lt;br /&gt;dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh&lt;br /&gt;mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas,&lt;br /&gt;demikian juga ketika salah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit&lt;br /&gt;dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada&lt;br /&gt;mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini,&lt;br /&gt;perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin&lt;br /&gt;penuh daya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang&lt;br /&gt;gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan,&lt;br /&gt;dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar&lt;br /&gt;kota .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama&lt;br /&gt;dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu&lt;br /&gt;pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur&lt;br /&gt;gejolak hati masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga&lt;br /&gt;dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu&lt;br /&gt;bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan,&lt;br /&gt;kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati&lt;br /&gt;yang saling mencintai bertahun-tahun silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan,&lt;br /&gt;kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan&lt;br /&gt;kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya&lt;br /&gt;melangkah ke jalan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa&lt;br /&gt;bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara&lt;br /&gt;sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai&lt;br /&gt;pasangannya dengan cara pihak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak&lt;br /&gt;kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika&lt;br /&gt;menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah&lt;br /&gt;kecewa dan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka&lt;br /&gt;menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki&lt;br /&gt;sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita&lt;br /&gt;pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak&lt;br /&gt;kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri,&lt;br /&gt;perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAVE A NICE DAY ALL...... MAY GOD BLESS U....Amiiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from : LUQY&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-3229285502322559576?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/3229285502322559576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/dua-orang-baik-kenapa-tidak-bahagia.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3229285502322559576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/3229285502322559576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2009/01/dua-orang-baik-kenapa-tidak-bahagia.html' title='DUA ORANG BAIK KENAPA TIDAK BAHAGIA?'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1606360815555366489.post-825304162048192125</id><published>2008-12-26T07:58:00.000+08:00</published><updated>2008-12-26T15:50:46.421+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BURUNG DALAM SANGKAR'/><title type='text'>BURUNG DALAM SANGKAR</title><content type='html'>kalo ngga sempet baca di sini bisa download filenya dan baca di rumah &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3016814/BURUNGDALAMSANGKAR.pdf.html" target="_blank"&gt;download cerpen  "BURUNG DALAM SANGKAR"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga atau empat tahun yang lalu, aku masih bisa memandangi barisan panjang sawah yang indah. Aku masih berada di rumah terpencil yang dikelilingi oleh pematang-pematang hijau nan asri. Burung-burung pipit, segerombolan kodok, capung, jangkrik, belalang, bahkan kunang-kunang bukanlah mahkluk langka. Aku melihat mereka setiap hari. Dan aku masih di sisi orangtuaku, menyusahkan mereka hampir di setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hampir setiap hari aku marah-marah sewaktu adik laki-lakiku membangunkanku waktu tidur siang. Setiap hari juga aku kesal seandainya ada tanda-tanda makhluk asing memasuki kamarku. Dan tidak jarang aku melarikan diri ke rumah teman seandainya tidak puas dengan pertengkaran kecil di dalam keluarga. Sering sekali keadaan terlihat lebih buruk dari apa yang sebenarnya. Banyak hal dari waktu itu masih tergambar jelas di benakku, terutama saat pertama kali melihat kesabaran ayah benar-benar habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menatapku dengan pandangan sangat tajam. Tidak ada kasih sayang, kehangatan, apalagi pengertian di dalam bola matanya itu. Itu membuatku takut. Ayah yang di hadapanku sekarang seperti bukan ayah yang aku kenal biasanya. Dengan jantung yang sudah mau melompat, tangan gemetaran serta pipiku yang tiba-tiba panas, aku menunduk pelan-pelan. Aku bersiap menghadapi hal terburuk sepanjang sejarah hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”SIAPA TADI ?” tanya ayah singkat. Aku masih menunduk, tidak bisa berkata apa-apa. Ada yang memborlgol lidahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah masih menatapku tanpa kedip, tak satu detikpun dia membiarkan aku lolos dari pandangan matanya. Hal itu tambah menciutkan nyaliku. Ibuku diam saja, adikku hanya membuang muka, tak peduli. Tidak ada dewi penyelamat, tidak ada malaikat, tidak ada dewi fortuna, bahkan mungkin Tuhan menginginkan aku menghadapi semua ini sendirian saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tadi ayah memanggil cowok itu, tapi dia sudah pergi duluan. Tapi ayah yakin sekali, ayah kenal cowok itu. Siapa dia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia temen.” Jawabanku bodoh. Wajah ayah semakin sangar. Pagi-pagi putrinya menghilang begitu saja, tanpa kabar dan alasan. Lalu tiba-tiba pulang lagi dan tidak sendirian, seorang cowok asing malah mengantarnya dengan sepeda motor. Melihat itu saja dia sudah kesal dengan setan yang tiba-tiba merasuki putrinya ini. Dia memperhatikan anak gadisnya dari ujung rambut sampai ujung jempol kaki. Entah menemukan keanehan atau tidak, wajahnya kelihatannya terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dimana kenal dia?” tanya ayah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Temen yang kenalin. Dia dari desa sebelah kog.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh, pantas saja rasanya kenal. Dia anaknya Santika kan?” spontan mukaku merah padam. Aku tidak tahu itu benar atau tidak, aku tidak kenal yang namanya Santika. Tapi ayah yakin sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ”GA ADA COWOK LAIN APA!! KAMU ITU ORANG ’DESAK’ CARI COWOK YANG BERKASTA!” teriak ayah. Suara ayah mengelegar sampai di luar. Aku berdoa, semoga saja tidak ada orang yang lewat dan mendengarkan. ”LIHAT APA AKIBATNYA KAMU KENAL COWOK ITU! PERGI NGGA BILANG-BILANG. MAU SEPERTI TEMAN-TEMANMU YANG KERJAANNYA CUMA NYARI COWOK AJA!” Ayah menarik nafas sejenak ”MIKIR SEDIKIT! AYAH MENYEKOLAHKANMU BIAR BISA BERPIKIR. PERCUMA KAMU SEKARANG JADI ANAK SMA KALAU OTAKMU MASIH TOLOL SEPERTI INI!” ayah melemparkan seribu pisau yang tepat menusuk jantungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”INGATLAH HARGA DIRIMU. KALAU KAU SAMPAI MEMBUANG KASTAMU, SAMA SAJA SEPERTI KAU SUDAH MEMBUANG HARGA DIRIMU. KASTA ITU TIDAK BISA DIBELI DENGAN UANG! KAU AKAN LANGSUNG PUTUS HUBUNGAN DENGAN KELUARGA SAAT ITU JUGA. DAN AYAH TIDAK AKAN MAU PERDULI PADAMU LAGI!”teriaknya lagi. Ayah seakan tidak mau berhenti. Aku benar-benar kaget dan tercengang. Tiba-tiba semua di depanku menjadi kabur. Pipiku terasa basah. Melihat hal itu ibu langsung mendekati ayah dan menenangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu ayah hanya ingin meluruskan jalan pikiranku. Dia prihatin anaknya sudah melenceng jauh dari jalan pikiran seorang wanita berkasta. Harga diri, kebanggaan, dan leluhur, kata-kata itu harusnya melekat di benak anak perempuannya. Putus hubungan dari keluarga, direndahkan oleh keluarga besar, dua hal itu adalah hukuman seandainya melanggar prinsip kasta tadi, sama mengerikannya seperti neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah lupa apa yang terjadi selanjutnya. Sepertinya aku putus dengan cowok itu, tapi aku tidak ingat sama sekali kejadian selanjutnya seperti apa. Aku bahkan lupa bagaimana wajahnya. Mungkin kalau kami bertemu, aku tidak bisa mengingatnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ledakan kemarahan ayah dan bagaimana kecewanya dia masih melekat di ingatanku. Kenangan itu mengkutiku selama bertahun-tahun. Dia tertulis dengan tinta emas sehingga amat mencolok dan tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Udah lama?” kata seseorang tiba-tiba. Pertanyaan itu membuatku terhenyak dan membuyarkan lamunanku seketika. Aku segera menoleh ke arah asal suara itu. Ternyata seorang cowok sudah berdiri di sebelahku. Melihat aku tersenyum padanya, dia mengambil tempat duduk di depanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memperhatikan ketika dia menarik kursi dan duduk di hadapanku. Kelihatannya dia agak kikuk karena aku pandangi. Tapi aku tidak peduli. Caranya membalas senyumanku membuatku terlena dan tidak ingin melepaskan pandanganku darinya. Jaket warna cream yang dia pakai mengingatkanku ketika kami pertama kali pergi keluar. Aku yang memilihkan untuknya, dan aku senang sekali dia selalu berusaha memakai itu setiap kami bertemu. Dia tidak terlalu tinggi dan juga biasa-biasa saja. Tapi begitu melihat cahaya lembut di balik kacamatanya, hatiku rasanya disiram oleh sesuatu yang tidak terlihat, hangat, dan menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kenapa?” tanyanya setelah duduk. Aku hanya menggeleng, tapi masih memandanginya seperti orang terkena hipnotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nei, ayahmu bilang sesuatu kemarin?” tanyanya lagi. Kali ini dia kelihatan serius. Aku menggeleng lagi. Tidak ada yang terjadi setelah dia menemuiku kemarin. Memangnya apa yang dia harapkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat lagi dengan ajaran keras dari ayah. Kasihan dia, anak perempuannya tidak pernah merubah tabiatnya. Cowok di hadapanku  ini, memiliki nama yang sederhana. Hanya ada I Made di depan namanya. Tidak ada Ngakan, Ida Bagus, Dewa, Cokorda, maupun merk-merk kasta yang lainnya. Seseorang yang memiliki salah satu merk nama itu pernah mendekatiku, namun tetap saja hanya cowok di hadapanku ini yang bisa menyiramkan sesuatu yang hangat ke hatiku. Mungkin itulah yang mematahkan harapan ayah sehingga dia tidak pernah bersikap baik pada Artha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa yang kalian bicarakan kemarin?” tanyaku penasaran. Ayah yang begitu dingin pada Artha, kemarin malah mengajaknya bicara berdua saja. Akupun tidak diberi ijin untuk mendengarkan. Mungkin secercah harapan mulai timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bukan hal penting kog.”jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh, ya sudah.” sahutku pura-pura cuek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nei...”tiba-tiba dia memanggilku dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sudah dua tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dua tahun? Maksudnya?” Artha tidak biasanya seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mungkin kita seharusnya sudah mengambil keputusan untuk selanjutnya. Ayahmu kelihatannya tidak setuju kalau aku meminangmu.” kata Artha lagi. Wajahnya terlihat pedih. Aku tidak heran sama sekali kalau ayah tidak setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kawin lari aja. Apa susahnya?” jawabku santai. Aku tahu ini tidak akan sama seperti pelarianku dulu, mungkin lebih buruk. Tapi kalau aku meninggalkannya hanya karena kasta, aku rasa akan lebih konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak bisa begitu Nei! Restu orang tua adalah hal yang penting!”&lt;br /&gt;”Lalu harus gimana? Aku ngga mungkin meninggalkanmu.” baru kali ini dia bicara padaku dengan nada yang agak meninggi. Aku tidak percaya akan seperti ini. Beberapa saat kami berdua diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ayahmu sebenarnya sangat menyayangimu Nei, beliau tidak ingin kau jauh dari keluarga.” Artha bicara, tapi tidak menatapku sama sekali. ”Kalau kamu menikah denganku, kamu akan sulit pulang. Aku tidak mau memisahkanmu dari keluargamu. Aku tidak ingin kamu menderita karena aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”AKU TIDAK AKAN MENDERITA!” kataku setengah berteriak. Aku tidak bisa menerimanya. Pipiku terasa panas. Dalam hati aku berteriak lebih keras. Kenapa harus ada kasta di dunia ini! Kenapa harus ada perbedaan seperti ini! Aku kesal menghadapi ketidakadilan. Bahkan Arthapun menyerah begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sudah dua tahun Nei. Aku masih ditolak mentah-mentah oleh ayahmu. Mungkin seharusnya hal ini memang tidak usah kita pertahankan lagi. Kamu akan lebih bahagia dengan orang lain.” kata-kata itu membuat air mataku langsung merebak. Tak bisa kuutarakan betapa hancurnya perasaanku sekarang. Aku seperti burung dalam sangkar yang jatuh cinta pada burung bebas di luar sana. Tak satupun yang mau membukakan penjara ini untukku. Bahkan si burung yang berkata juga mencintaiku juga tidak bisa membebaskanku. Aku lebih menyedihkan dari burung yang patah sayapnya. Bisa terbang namun tak ada ruang untuk terbang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;from &lt;a href="http://cerpenochan.blogspot.com"&gt;Kisah O_chan&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1606360815555366489-825304162048192125?l=cerpenochan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerpenochan.blogspot.com/feeds/825304162048192125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2008/12/burung-dalam-sangkar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/825304162048192125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1606360815555366489/posts/default/825304162048192125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerpenochan.blogspot.com/2008/12/burung-dalam-sangkar.html' title='BURUNG DALAM SANGKAR'/><author><name>okta veanti</name><uri>https://profiles.google.com/106044693542134121674</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-WSvHDFBynRg/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAgk/ds-pEi_RHpo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
